SM/Arif Widodo - DIVAKSIN : Anggota Kodim 0709 Kebumen jalani vaksinasi pencegahan Covid-19, Rabu (3/3).

KEBUMEN, SM Network – Vaksinasi pencegahan Covid-19 akhirnya dilaksanakan di Makodim 0709 Kebumen. Kegiatan tersebut sempat tertunda lantaran sebelumnya masih menunggu instruksi saat pelaksanakan bareng di Gedung Setda Pemkab dan Polres Kebumen sepekan lalu.

Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang melalui Pasi Pers Kapten Inf Prasojo mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di Makodim berlangsung sejak Selasa (2/3). “Berlanjut pada hari ini, Rabu (3/3), pelaksanaannya berjalan lancar. Dalam sehari, masing-masing ditargetkan 100 Anggota yang divaksin,” tegasnya.

Terpisah, Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih mengatakan, untuk stok vaksin hingga saat ini terbatas atau hanya sekitar 22 hingga 24 persen. Dengan begitu masih banyak masyarakat di Kebumen yang belum bisa divaksin sampai Juni mendatang. Bahkan hingga akhir tahun 2021, program vaksinasi dari pemerintah belum bisa terselesaikan.

Untuk itu, kata Ristawati, pihaknya mengimbau masyarakat bersabar dan tetap menerapkan prototol 3 M dalam kehidupan sehari-hari. Meliputi mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan memakai masker.

Ristawati yang mengikuti rapat virtual dengan Provinsi Jawa Tengah bersama Kementrian Kesehatan di Ruang Rapat Bupati Gedung F Komplek Setda Kebumen juga menyebut Surat Edaran Kementrian Kesehatan pada tanggal 11 Februari 2021.

Di mana program vaksinasi 19 yang semula hanya untuk masyarakat berusia 18 hingga 59 tahun, ternyata kini diperluas bagi para lansia atau yang berumur 60 tahun ke atas.

“Di Kebumen sendiri vaksinasi khusus lansia akan diberikan kepada 122 ribu orang,” terang Ristawati. Ia menjelaskan, vaksinasi aman bagi lansia. Bahkan aman bagi penderita hipertensi dengan tekanan darah 180 per 110. Selain itu, penderita penyakit diabetes mellitus dan penderita penyakit kanker, jantung dan ibu menyusui.

Lebih lanjut, vaksinasi tersebut dilakukan, mengingat risiko penularan Covid-19 untuk para lansia dan penderita penyakit kronis sangat tinggi.