Sembilan Arca Museum Tosan Aji Perlu Perawatan Khusus

Terlapisi Cat Warna Hitam

PURWOREJO, SM Network – Sebanyak sembilan benda cagar budaya dari material batu di Museum Tosan Aji Purworejo memerlukan perhatian khusus berupa pembersihan dari cat.

Cagar budaya berbentuk arca tersebut sudah sangat lama dalam kondisi terlapisi cat, dimungkinkan dilakukan oleh penemu arca ataupun pendahulu di museum. Dari keseluruhan 107 koleksi benda cagar budaya dari material batu yang tersimpan di Museum Tosan Aji, ada sembilan arca yang terlapisi cat warna hitam.

SM/Panuju Triangga – PEMBERSIHAN: Petugas UPT Alun-alun Purworejo saat melakukan perawatan khusus untuk membersihkan arca dari cat yang menempel.

Menurut Kepala UPT Alun-alun Purworejo yang membawahi Museum Tosan Aji Purworejo, Agus Prediat, untuk memulihkan arca yang terlapisi cat tersebut memerlukan waktu yang panjang. Dimungkinkan, di masa lalu pengecatan tersebut berniat baik agar lebih awet maupun membuat tampilannya menjadi lebih menarik. Namun hal itu justru mengubah keaslian arca, sehingga perlu dikembalikan seperti kondisi semula.

“Untuk membersihkan cat dari satu batu (arca) itu setidaknya diperlukan proses pembersihan sebanyak 30 kali. Jadi tidak bisa serta merta,” ungkap Agus Prediat, Rabu (23/9).

Agus menyampaikan, pihaknya tidak menyalahkan langkah pengecatan yang dilakukan oleh penemu atau pendahulunya di Museum Tosan Aji. Menurutnya, tindakan itu lebih dikarenakan belum tahunya mereka mengenai fungsi dan cara perawatan benda cagar budaya. “Ketika kita tahu, ya langkah yang benar harus dilakukan,” tuturnya.

Upaya untuk memulihkan tampilan asli sembilan arca tersebut dilakukan secara khusus oleh tim dari UPT Alun-alun Purworejo bersama Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Purworejo. Bahkan untuk itu, tim menimba ilmu ke Museum Kaliasa di Kabupaten Wonosobo untuk belajar dan melakukan pendalaman bagaimana cara merawat benda cagar budaya dari batu.

“Kami melakukan studi banding ke Kaliasa untuk melihat bagaimana cara merawat benda cagar budaya dari batu, bahan yang digunakan apa saja, dan seperti apa langkahnya,” katanya.

Koleksi cagar budaya dari material batu yang ada di Museum Tosan Aji saat ini sebanyak 107 benda. Koleksi lainnya terutama didominasi benda tosan aji. Agus menambahkan, selain sembilan arca yang terlapisi cat, cagar budaya dari material batu yang lainnya juga harus dilakukan perawatan berupa pembersihan.

“Karena benda-benda itu sebagian besar kotor, berlumut, atau muncul jamur,” imbuhnya.

Kabid Kebudayaan Dinaprbud Purworejo, Agung Pranoto, mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan ijin terhadadap langkah perawatan yang dilakukan UPT Alun-alun Purworejo. Pihaknya juga melakukan langkah-langkah lain untuk melengkapi informasi dari benda-benda cagar budaya koleksi Museum Tosan Aji. “Sehingga bisa memperkaya khasanah informasi dari benda-benda cagar budaya yang ada,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan