Sejumlah Pegawai Kejari Wonosobo Jalani Rapid Test

WONOSOBO – Sejumlah pegawai Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Wonosobo jalani tes cepat Covid-19 atau yang biasa dikenal dengan rapid test. Hal itu dilakukan setelah adanya kabar bahwa Kepala Kejari Wonosobo, Syaiful Bahri Siregar dirawat di RSUD KRT Setjonegoro akibat Covid-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonosobo, Junaedi mengatakan, 10 Pegawai Kejari telah jalani rapid test pada Senin (20/4). “Hari senin ada 10 orang yang menjalani rapid test, dan semuanya non reaktif,” jelasnya melalui sambungan telepon Selasa (21/4).

Pada Hari Selasa, sejumlah pegawai Kejari juga kembali menjalani rapid test, namun pihaknya belum tahu pasti berapa jumlah pegawai yang menjalani tes cepat itu. “Info selengkapnya bisa ditanyakan ke juru bicara Covid-19 Dr Riyatno. Konfirmasi ke beliau dulu, karena mulai hari ini saya sudah tidak menjabat sebagai Plt Kadinkes,” terangnya.

Juru bicara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo untuk Covid-19, Mohamad Riyatno belum memberikan informasi mengenai jumlah dan hasil rapid test yang dilakukan sejumlah pegawai Kejari.”Tentang hasil dan jumlah yang di rapid saya belum mendapat info pasti. Belum semua di rapid test, jumlah rapid test kurang kalau untuk semua,”jelasnya.

Pihaknya juga enggan buka suara terkait Kepala Kejari Wonosobo yang dirawat di RSUD KRT Setjonegoro karena Covid-19. “Yang pasti semua kasus covid-19 sudah dirawat di ruang isolasi di 3 Rumah Sakit Wonosobo. Semua dalam pemantauan dokter dan petugas yg kompeten, doakan agar mereka segera pulih dan sehat,” ujar Riyatno baru-baru ini.

Lebih lanjut Riyatno mengatakan, pihaknya tidak bisa membuka identitas pasien Covid-19. “Saya tidak bisa membuka hasil pemeriksaan seseorang. Sesuai regulasi tidak diperkenankan membuka identitas yang bersangkutan, mohon untuk dipahami,” terangnya.


Adib Annas Maulana

Tinggalkan Balasan