Sebagian Akses Masuk Pasar Rejowinangun Ditutup

MAGELANG, SM Network – Pemkot Magelang menutup sebagian akses pintu masuk Pasar Rejowinangun usai ditemukan kasus pedagang pasar yang terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu, dilakukan pula tracing ke kontak erat dan penyemprotan desinfektan di sejumlah area.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Catur Budi Fajar mengatakan, satgas percepatan penanganan Covid-19 sudah langsung melakukan tes usap (swab) ke warga pasar yang kontak erat.

“Ada pula patroli keliling oleh petugas Satpol PP maupun petugas keamanan pasar. Petugas makin tegas terhadap pedagang maupun pengunjung yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan. Terutama terkait penggunaan masker, kalau ketahuan tidak pakai langsung disuruh beli,” ujarnya, Senin (21/9).

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang, dr Majid Rohmawanto menyebutkan sebanyak 23 pedagang Pasar Rejowinangun telah menjalani tes usap (swab test) menyusul temuan beberapa pedagang yang positif terpapar Covid-19.

“Sudah dilakukan tes swab 23 orang, dan hasilnya 1 orang di antaranya positif Covid-19. Untuk yang 22 lainnya negatif. Kami masih melakukan penelusuran apakah yang bersangkutan tertular di Pasar Rejowinangun atau tidak,” jelasnya.

Dia mengutarakan, seorang yang tertular tersebut adalah laki-laki berusia 57 tahun, warga Magersari, Kecamatan Magelang Selatan. Saat ini yang bersangkutan menjalani isolasi di RSUD Budi Rahayu Kota Magelang.

Sementara 22 orang yang negatif diperbolehkan berjualan lagi. Sebelum ada hasil ini, mereka dilarang berjualan termasuk yang positif untuk mencegah klaster Pasar Rejowinangun. Adapun, enam orang pedagang yang positif Covid-19 sebelumnya adalah warga luar Kota Magelang. Tetapi kesehariannya mereka berjualan di pasar ini.

Tinggalkan Balasan