SDM Tak Berkualitas, Bonus Demografi Jadi Ancaman

YOGYAKARTA, SM Network – Indonesia memiliki tantangan besar dalam beberapa tahun mendatang. Bonus demografi bakal jadi ancama kalau sumber daya manusia tidak berkualitas dan tak mampu bersaing di pasar global. Ini harus diantisipasi semua pihak termasuk kalangan pendidikan tinggi.

Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Prof Dr M Agus Burhan MHum menegaskan hal itu usai kerja sama dengan industri dengan Program Studi D3 Animasi di Greenhost, kemarin. Beberapa industri animasi tertarik bekerja sama dengan ISI karena kesiapan lulusan vokasi di bidangnya sudah teruji.

”Bonus demografi yang akan segera dialami negeri ini bisa jadi bencana kalau SDMnya tidak unggul, tidak berkualitas. Karena itu perlu kerja sama nyata menyiapkan SDM sejak dini, sejak dari pendidikan,” tandas Burhan.

Ia mengakui konsep link and match antara kampus dan industri belum berjalan baik. Selalu ada jurang yang mengakibatkan keduanya tidak bisa sejalan. Kerja sama yang telah dilakukan menurutnya harus nyata tidak sekadar tanda tangan dan menjadi sleeping MoU.

Kurikulum Berubah

Menurut Burhan perguruan tinggi harus mau berubah, menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan kondisi di luar kampus. Kurikulum tak bisa kaku, setiap saat perlu evaluasi. Ia menyontohkan kampusnya yang setiap saat melakukan evaluasi kurikulum agar mahasiswa dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

”Tidak hanya di vokasi, di prodi yang lain pun perlu menyesuaikan dengan dunia kerja, industri dan masyarakat di luar kampus,” imbuhnya.

Ketua Program Studi D3 Animasi, Dr Samuel Gandang Gunanto menambahkan pihaknya kali ini menggandeng PT Wangsa Ultima Kreasi dan PT Dipadira Mediatama Indonesia dalam upaya merealisasikan kerja sama pelaksanaan pendidikan vokasi berbasis Problem Based Learning.

Selain mitra tersebut, Prodi Animasi juga bekerja sama dengan beberapa mitra lain yang memiliki kepentingan produk turunan animasi, seperti game yakni Educa Studio, Gambir Studio, dan Creacle. Program kerjasama juga dijalin dengan beberapa instansi selaku stakeholder produk inovasi animasi di antaranya Balai Akeologi Provinsi DIY dan Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Yogyakarta.

Ia menjelaskan kerja sama tersebut merupakan salah satu rangkaian acara terpenting dalam Program Penguatan Pendidikan Tinggi Vokasi (P3TV) yang dapat diselenggarakan atas dukungan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud kepada Prodi D3 Animasi ISI Yogyakarta sebagai salah satu penerima hibah untuk tahun pelaksanaan 2020.

Tinggalkan Balasan