Satu Warga Magelang Positif Corona

MUNGKID, SM Network – Sebelumnya diketahui ada tiga orang yang menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di rumah sakit Tidar Magelang. Berdasarkan hasil laboratorium dari pusat, Minggu (15/2), satu orang diantaranya dinyatakan positif corona.

Diketahui dua dari tiga orang tersebut, merupakan warga Kabupaten Magelang. Hal tersebut dibenarkan oleh Bupati Kabupaten Magelang. “Ada satu warga kami yang hari ini dinyatakan positif, tentunya ini membuat kami bersama instansi terkait untuk segera melakukan langkah-langkah yang lebih maksimal guna mencegah penyebaran virus tersebut,” jelas Zaenal saat diwawancarai di Command Center Kabupaten Magelang, Minggu (15/3).

Guna meminimalisir penyebaran virus corona Bupati Magelang, Zaenal Arifin, menggelar rapat dengan Dinas Instansi terkait guna menyikapi hal tersebut. Dalam rapat tersebut menghasilkan beberapa kebijakan diantaranya dengan meliburkan aktivitas sekolah dan menunda acara HUT Kota Mungkid.

“Di sektor pendidikan kita liburkan untuk melakukan kegiatan belajar di rumah selama 14 hari, tidak terkecuali HUT Kota Mungkid juga akan kita tunda dan tiadakan untuk mengantisipasi kerumunan-kerumunan yang ada agar virus ini tidak menyebar,” terangnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan upaya maksimal untuk menyembuhkan yang sakit dan melindungi yang sehat dari wabah virus corona. “Langkah-langkah preventif apa yang bisa membuat masyarakat nyaman tetapi penyebaran bisa kita hentikan. Karena ini berkembang setiap saat,” papar Zaenal.

Zaenal juga menambahkan, bahwa secara prosedur tetap (protap) kesehatan, harus dilakukan penelusuran yang dilakukan Dinas Kesehatan. “Setelah ada indikasi tentunya akan dilakukan penyelidikan kontak-kontak siapa saja selama 14-28 hari. Dan ini akan terus dilakukan, melalui Puskesmas yang ada di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Dari indikasi yang dinyatakan satu warga dari wilayah Kabupaten Magelang, usai berpergian dari luar negeri. “Jadi bukan warga masyarakat kita yang tidak berpergian, sehingga sementara ini dilakukan upaya untuk melokalisir orang-orang yang ke luar negeri atau keluar kota,” imbuh Zaenal Arifin.


Dian Nurlita

Tinggalkan Balasan