ilustrasi

SM Network – Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian RI kembali menangkap satu terduga teroris berinisial MH (54 tahun) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu subuh, 26 April 2020. Sejumlah barang bukti turut diamankan dalam penangkapan tersebut. 

00:40/01:1600:59Next VideoNASA Is Accepting Applications for AstronautsCancelAutoplay is paused

Informasi diperoleh menyebutkan, MH merupakan pria kelahiran Bononegoro yang tinggal di sebuah perumahan di Sidoarjo. Sehari-hari ia bekerja sebagai karyawan swasta. Dibantu tim dari Kepolisian Daerah Jatim dan Kepolisian Resor Kota Sidoarjo, Densus 88 mengamankan MH di rumahnya di Sidoarjo pada Minggu sekira pukul 04.40 WIB. 

MH langsung dibawa ke Markas Polda Jatim dan dilakukan interogasi awal. Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit notebook, satu unit telepon genggam merek Iphone S, dan tiga buah buku, masing-masing berjudul Inilah Kesesatan Aqidah SyiahSayyid Qutub: Kekuatan La Illaha Illallah dalam Jihad serta Kitab Tauhid.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan informasi penangkapan terduga teroris di Sidoarjo itu. Namun, ia enggan menjelaskan rinci masuk jaringan kelompok teroris mana tersangka MH. “Iya (benar ada penangkapan terduga teroris di Sidoarjo),” katanya dikonfirmasi wartawan. 

Penangkapan terduga teroris di Sidoarjo adalah yang kedua di Jatim dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, Kamis, 23 April 2020, tim Densus 88 menangkap terduga teroris berinisial J, warga Ngebrug, Kabupaten Malang, di sebuah tempat pengiriman barang di Jalan Kunti Surabaya.

Dari tangan J, turut diamankan dua pucuk pistol jenis FN, sepucuk senjata api laras panjang, dan ratusan amunisi. Belum diterima keterangan dari Kepolisian apakah J berhubungan atau tidak dengan MH yang ditangkap di Sidoarjo. 


Viva

4 KOMENTAR