Satu Pasien Di RSUD Wonosbo Tunjukan Gejala Covid-19

WONOSOBO, SM Network – Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang ditangani oleh RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo tunjukan gejala virus corona atau covid-19. Pasien tersebut sebelumnya merupakan salah satu dari 146 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang dipantau oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonosobo.

Namun karena menunjukan gejala Pneumonia atau radang paru status pasien tersebut kini PDP dan dirujuk ke RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang sebagai rumah sakit rujukan lini pertama di Jawa Tengah.

Sekretaris Dinkes Wonosobo, Muhammad Riyatno selaku juru bicara covid-19 Kabupaten Wonosobo mengatakan, sebelumnya pasien tersebut berada di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo, karena ada riwayat perjalanan dari daerah terjangit dan menunjukan gejala Covid-19.

Akhirnya pasien dirujuk ke RSUD KRT Setjonegoro sebagai rumah sakit rujukan lini ke-dua, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, ditemukan gejala pneumonia salah satu indikasi covid-19.

“Karena menunjukan gejala pneumonia pasien harus di rujuk ke rumah sakit lini pertama, karena di RSUD KRT Setjonegoro belum memiliki alat untuk menumbuhkan kuman atau alat media transport. Alhamdulillah RSUD KRMT Wongsonegoro bisa menerima pasien tersebut, karena semua rumah sakit rujukan lini pertama di sekitar Wonosobo semuanya penuh dan tidak bisa menerima pasien lagi” jelasnya.

Lebih lanjut Riyatno mengatakan, sampai saat ini terdapat 146 ODP yang masih dipantau oleh Dinkes Wonosobo. Angka tersebut menurut Riyatno juga akan terus bertambah mengingat mobilitas terus berjalan terlebih mendekati bulan ramadhan. Dari 146 ODP, sampai Selasa (17/3) terdapat sembilan orang yang dirawat diruang isolasi rumah sakit karena menunjukan gejala covid-19 dan ada riwayat perjalanan.

Data yang dikeluarkan Dinkes Wonosobo menunjukan, enam pasien dirawat di RSUD KRT Setjonegoro, dua orang di RSI Wonosobo, dan satu orang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. Selain sembilan orang yang di isolasi di sejumlah rumah sakit, terdapat 23 PDP yang jalani rawat jalan setelah memeriksakan dirinya disejumlah rumah sakit yang ada di Wonosobo.

“Dari 146 ODP, terdapat 113 orang yang tidak menunjukan gejala covid-19. Kondisi pasien yang dirujuk dalam keadaan cukup baik tidak menggunakan alat bantu pernafasan meski menunjukan gejala radang paru. Namun tetap menggunakan alat bantu oxygen,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang melakukan tele conference ke Pemerintah Kabupaten Wonosobo Selasa (17/3) meminta kepada Pemkab untuk gencar melakukan sosialisasi pencegahan covid-19 ke sejumlah lapisan masyarakat termasuk pondok pesantren.

“Sosialisasikan termasuk ke pondok pesantren. kerahkan semua Kepala Desa yang ada. imbau masyarakat untuk menjaga diri masing-masing,” tegasnya.


Adib Annas M

Tinggalkan Balasan