SMN/Gading Persada - TANDA TANGAN BERKAS: Dandim 0734/Yogyakarta Kolonel Arh Zaenudin menandatangani berkas penyerahan hasil TMMD Sengkuyung Tahap I ke Pemkot Yogyakarta disaksikan Walikota Haryadi Suyuti (kanan) di Makodim Jogja, Selasa (14/4).

YOGYAKARTA, SM Network- Merebaknya pandemi Covid-19 menyebabkan banyak agenda tertunda dan batal dilakukan. Tak terkecuali pada TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I yang dinisiasi Kodim 0734/Yogyakarta. Berlangsung sejak 16 April dan hari ini (14/4), karena korona, semua jadwal nonfisik TMMD di Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Jetis pun urung digelar.

Dandim 0734/Yogyakarta Kolonel Arh Zaenudin mengakui hal itu. Sejatinya selama program yang dahulu bernama ABRI Masuk Desa ini sudah menjadwalkan empat sasaran nonfisik. Seperti sosialisasi pekat dan narkoba dari Polresta Jogja, lalu sosialisasi menangkal fanatisme agama yang sempit masuknya pengaruh terorisme dan timbulnya paham ajaran sesat dari Kementerian Agama, kemudian sosialiasi bela negara dan cinta Tanah Air dari Kodim Jogja serta penyuluhan tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dari Pemkot Jogja.

“Karena pandemi Covid-19 ini (sasaran nonfisik) batal dilaksanakan. Tapi untuk sasaran fisik seperti pembangunan talud permanen 36 meter di tepi Sungai Winongo, lalu rehab 10 Rumah Tak Layak Huni, 1 unit balai RW dan 1 unit MCK selesai seluruhnya,” jelas Dandim yang diamini Kasdim Letkol Arh Tjatur Supriyono di Makodim, Selasa (14/4).

Meski nonfisik batal, Dandim memahaminya karena memang ada larangan mengumpulkan kerumunan orang yang pasti terjadi jika kegiatan sosialisasi dan penyuluhan diadakan. Maka kegiatan nonfisik pun dialihkan dalam hal penanganan pencegahan penyebaran korona.

“Kami fokuskan ke penyemprotan disinfektan dan membantu pemkot mencegah korona,” imbuhnya.

Zaenudin pun bersyukur TMMD selesai di tengah merebaknya pandemi korona. Dia pun memberikan acungan jempol kepada personel TNI di Satgas TMMD dan warga yang bahu membahu menyelesaikan sasaran fisik.

“Saya khawatir justru dengan kesehatan para personel di lokasi di tengah kondisi seperti ini. Untung sehat semua, karena tak dipungkiri selama TMMD mereka banyak sekali berinteraksi antaranggota dan juga warga,” ungkap saat penyerahan hasil TMMD ke Pemkot Jogja.

Sementara itu Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengucapkan terima kasih atas kerja keras personel TNI dalam menyelesaikan program di TMMD Sengkuyung.

“Apalagi kondisinya di saat korona ini. Nah, setelah ini kalau ada anggota Satgas TMMD dan warga yang mengalami gejala-gejala tidak sehat segera ke rumah sakit. Sekali lagi terima kasih TNI karena TMMD ini sangat membantu Pemkot merealisasikan sasaran pembangunan untuk masyarakat,” tandas Walikota.


Gading Persada

2 KOMENTAR