Sangat Inovatif, Kota Magelang Raih IGA 2020

MAGELANG, SM Network – Untuk keempat kalinya sejak tahun 2017 Kota Magelang meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) tahun 2020 kategori Kabupaten/Kota Sangat Inovatif. Hal ini sebagai apresiasi terhadap semangat daya upaya serta keberhasilan pemerintah daerah dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan secara inovatif.

Penghargaan dari Kemendagri ini diberikan oleh pejabat perwakilan Kemendagri kepada Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito dan para kabupaten/kota penerima penghargaan yang sama di Hotel The Sultan Jakarta, akhir pekan lalu. “Saya menerima penghargaan ini mewakili masyarakat Kota Magelang yang telah memiliki kemampuan yang secara berkelanjutan mampu mempertahankan prestasi di bidang Inovasi daerah,” ujarnya, Senin (21/12).

Dia menyampaikan rasa terimakasih dan penghargaan kepada masyarakat Kota Magelang yang telah mampu berkontribusi nyata dalam mendorong Kota Magelang sebagai Kota yang selalu inovatif. Pemkot Magelang sangat perhatian untuk menciptakan dan mengembangkan inovasi daerah.

“Kota Magelang itu kecil, tidak memiliki sumber daya alam, hanya mengandalkan sektor jasa sebagai penopang roda perekonomian. Maka, semangat membangun kota modern dan cerdas terus dijaga, salah satunya dengan menciptkan berbagai inovasi,” katanya.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang, Arif Barata Sakti menambahkan, penghargaan ini berdasarkan Indeks Inovasi Daerah, di mana tahun 2020 Kota Magelang memperoleh skor 15.256 poin yang berasal dari 91 Inovasi dari Perangkat Daerah dan Masyarakat.

Inovasi tersebut telah teregistrasi di Kemendagri, termasuk inovasi di bidang kesehatan yang telah menjadi inovasi terbaik di KemenPAN RB, yaitu Hazmat RSU Tidar Inovasi Pakai Kembali (Hatii Pakkem) dan Sinar Ultraviolet Sterilisasi Masker Higienis dan Aman (Suster Mahisa).

“Ada 7 inovasi yang kita paparkan pada saat proses seleksi, yakni Hatii Pakkem dan Suster Mahisa dari RSUD Tidar, SI SAKTI dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Aplikasi Magelang Cerdas dan IndiGO dari Dinas Komunikasi Informatika dan Statistika,” jelasnya.

Arif menjelaskan, kewajiban pemerintah daerah dalam menjamin pemanfaatan, memfasilitasi dan menggunakan hasil inovasi sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, telah dilaksanakan oleh Pemkot Magelang sejak tahun 2017.

“Kami terus memfasilitasi pengembangan inovasi di Kota Magelang. Semoga di masa yang akan datang meski dalam kondisi pandemi Covid-19, semua elemen masyarakat tetap dapat menunjukan dan menghasilkan ide-ide yang dikembangkan menjadi inovasi yang bermanfaat untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan di Kota Magelang,” paparnya.

Tinggalkan Balasan