SM/Dananjoyo - PEMATOKAN : Petugas rekanan konsorsium proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta Solo melakukan pematokan dan pengambilan peta detail desain di lahan milik warga yang terdampak, di Purwomartani, Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta beberapa waktu lalu.

SLEMAN, SM Network – Keberadaan jalan tol dipandang menjadi investasi emas untuk pengembangan sektor pariwisata. Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman pun telah menyiapkan sejumlah konsep untuk menyambut pembangunan jalan tol penghubung DIY-Jawa Tengah.

Kepala Dispar Sleman Sudarningsih menguraikan, untuk wilayah Sleman barat, konsep yang disiapkan adalah desa wisata berbasis pertanian. Sebagai kawasan akses menuju bandara YIA Kulon Progo, Pemkab juga memiliki wacana membangun penanda kabupaten di pintu masuk perbatasan.

“Penanda kabupaten juga berfungsi sebagai rest area wisatawan yang berkunjung dari arah Kulon Progo,” jelasnya pada Rabu (30/9).

Bergeser ke Sleman bagian tengah, Pemkab berencana memanfaatkan exit toll yang terletak di UPN, Monjali, Maguwoharjo, dan Trihanggo. Di kawasan ini, pengembangan wisata yang disiapkan adalah dukungan terhadap destinasi prioritas pariwisata Borobudur. Titik beratnya adalah wisata alam, wisat budaya, dan wisata buatan. Cakupannya, terang Ning, meliputi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Merapi-Merbabu, Prambanan-Kalasan, dan desa-desa wisata berbasis budaya dan lingkungan.

“Objek andalan berupa cagar budaya candi, dan cagar alam geologi seperti Tebing Breksi dan Lava Bantal yang berada di wilayah Sleman timur juga masuk dalam target pengembangan,” imbuh Ning.

Multiplier efek dari adanya beberapa akses exit toll juga telah diperhitungkan. Pengaruhnya dipandang positif dan mendukung wisata kuliner dan wisata belanja dari UMKM bagi pelancong yang melintasi atau sedang berkunjung ke Sleman.
Sebagaimana diketahui, pemerintah akan membangun tiga ruas tol melintasi DIY yakni Jogja-Solo, Jogja-Bawen, dan Jogja-Cilacap. Jalan tol Jogja-Solo sepanjang 96,035 km memiliki 15 pintu keluar masuk atau exit tol.

Untuk wilayah Sleman, ada 4 exit tol yang titik lokasinya ada di UPN, Monjali, Maguwoharjo, dan Trihanggo. Trase tol ini melintasi Kecamatan Prambanan, Kalasan, Depok, Gamping, Mlati, Godean, dan Moyudan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here