Sambut New Normal, Kampung Warna-warni Dicat Kembali

MAGELANG, SM Network – Tidak hanya destinasi wisata yang dikelola pemerintah saja yang bersiap dibuka kembali dalam rangka menuju era kenormalan baru (new normal), tapi juga yang dikelola masyarakat secara swadaya. Salah satunya Kampung Warna-warni Tidar Campur di Kelurahan Tidar Selatan Kota Magelang.

Kampung yang menawarkan keindahan rumah-rumah warga bercat warna-warni, tanaman organik, bank sampah, dan masjid berbentuk replika Ka’bah ini mulai berbenah menyambut kenormalan baru. Sejak beberapa hari lalu pengurus Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) dan warga setempat mengecat ulang tembok-tembok rumah yang sudah pudar.

Selain tembok, warna-warni yang mewarnai jalanan juga dicat kembali dengan warna baru agar lebih cerah dan terlihat menarik. Tak ketinggalan, aneka gambar mural pun turut diwarnai kembali, sehingga nampak seperti semula dan siap memanjakan mata para pengunjung.

Pengurus Pokdarwis Kampung Warna-warni Tidar Campur, Danang Ismaya mengatakan, persiapan dalam menyambut new normal yang dicanangkan pemerintah bukanlah hal mudah. Banyak yang harus ia dan tim lakukan.

“Tak cukup hanya mengecat ulang, tapi kami juga menyiapkan tahapan-tahapan protokol kesehatan. Penyemprotan desinfektan rutin dilakulan, penyediaan tempat cuci tangan dan penggunaan masker saat berkunjung masuk pun sudah dalam pembahasan,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (13/6).

SM/Asef F Amani – MASJID KA’BAH: Masjid Replika Ka’bah Ash Shirath menjadi salah satu spot baru di Kampung Warna-warni Tidar Campur yang selain untuk tempat ibadah juga untuk memanjakan pengunjung.

Bapak yang juga guru sekolah dasar ini menuturkan, selama tutup untuk umum sekitar tiga bulan, pihaknya melakukan pembenahan sejumlah infrastruktur yang sempat terbengkalai. Dengan modal swadaya dan dari hasil kegiatan festival, pihaknya mulai berbenah, menata, dan menpercantik diri.

“Cat yang sudah kusam, mulai kami perbaiki kembali. Remaja, anak-anak, dan orang tua terlibat dalam pembenahan ini. Semua berperan sesuai dg kapasitasnya masing-masing,” katanya.

Anak-anak, katanya, berperan membersihkan tempat-tempat yang ditumbuhi rumput liar. Remaja mengecat paving di jalan utama masuk kampung. Welcome Gate to Kampung Warna Warni juga dirombak menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Ada beberapa spot yang perlu kami dandani, seperti lokasi rumah adat honai yang pernah dibooking oleh turis mancanegara utk menginap waktu itu sebelum adanya covid. Lalu Goa Carang yang kami geser lokasinya, karena lokasi semula dipergunakan untuk membangun Masjid Replika Ka’bah Ash Shirath. Tak lupa kami juga perbaiki tanaman organik dan tamannya,” jelasnya.

Danang menambahkan, untuk bidang pemasaran, pihaknya bekerjasama dengan penyedia web untuk pemasaran lebih intensif di dunia maya dari Jogjakarta. Dari kerjasama ini diharapkan rencana kunjungan ke Kampung Warna Warni bisa dilakukan secara online baik booking maupun pembayarannya.

“Persiapan lain, kami menyiapkan paket wisata di Kampung Warna Warni. Dengan HTM Rp 20.000 pengunjung bisa mendapatkan welcome drink berupa minuman olahan lidah buaya dan berswafoto di spot2 yang ada. Ke depan kami juga akan memamerkan wisata studi pembuatan Minyak Kelapa Murni,” paparnya.

Selama tutup untuk umum, Danang mengaku cukup banyak mengalami kerugian. Terutama karena tidak adanya pemasukan sama sekali, sedangkan pengeluaran untuk perawatan tetap dilakukan.

“Sejumlah jadwal kunjungan wisatawan batal, karena pandemi Covid-19 ini. Misalnya rombongan dari Temanggung sekitar 80 orang dan 60 orang. Kunjungan dari mancanegara juga batal, padahal ada dua kali kunjungan. Yang berkunjung ke Tahu Larasta di kompleks kampung juga batal, ada dua rombongan,” ungkapnya.

Meski sempat merugi, ia meyakini akan ada hikmah di balik pandemi ini. “Kami tetap optimis wisata akan kembali ramai setelah pandemi selesai. Maka, kami semangat untuk menyambut new normal ini,” imbuhnya.


Asef Amani

4 Komentar

  1. Like!! Really appreciate you sharing this blog post.Really thank you! Keep writing.

  2. I am regular visitor, how are you everybody? This article posted at this web site is in fact pleasant.

  3. These are actually great ideas in concerning blogging.

Tinggalkan Balasan