SM/Panuju Triangga - JUMENENGAN: Tarian Beksan Kidung Cakra disajikan dalam pagelaran seni budaya Pengetan Jumenengan, yang merupakan salah satu tradisi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Purworejo di Pendopo Kabupaten, Kamis (28/2) malam.

PURWOREJO, SM Network – Dua tarian disajikan dalam pagelaran seni budaya Pengetan Jumenengan, yang merupakan salah satu tradisi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Purworejo. Acara yang digelar di Pendopo Kabupaten, Kamis (28/2) malam, ini berlangsung khidmad.

Prosesi diawali dengan pembacaan sejarah Kabupaten Purworejo oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinparbud) serta sambutan oleh Bupati. Kemudian dilanjutkan sajian dua tarian. Tari pertama Beksan Kidung Cakra, ditarikan sejumlah penari perempuan. Dilanjutkan dengan Beksan Cakra Tunggal oleh para penari laki-laki.

Sajian ini disaksikan langsung oleh Bupati Agus Bastian didampingi istri, Fatimah Verena Prihastyari, Wakil Bupati Yuli Hastuti, unsur Forkopimda, jajaran Pemkab dan para tamu undangan lainnya.

“Pada peringatan Hari Jadi ke-189 Kabupaten Purworejo ini, saya minta kepada semua masyarakat bisa melihat sejarah Kabupaten Purworejo yang telah lalu, juga melihat kemajuan pembangunan yang sedang berjalan, dan hal-hal yang masih perlu perhatian bagi Kabupaten Purworejo ke depan,” tutur Bupati.

Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada segenap warga dan aparat pemerintahan yang telah banyak berkontribusi dalam membangun daerah. Peringatan Hari Jadi ini diharapkan bisa menjadi landasan dan cerminan bagi jalannya pembangunan Kabupaten Purworejo.

“Sudah banyak hasil yang dicapai, sehingga perlu ditingkatkan, dan yang belum sesuai keinginan mari sama-sama diperbaiki. Saya mengajak mari bersama-sama mengeluarkan kekuatan untuk bersama-sama membangun demi kemajuan Kabupaten Purworejo,” imbuhnya.

Selepas sajian dua tarian tersebut, acara dilanjutkan dengan digelarnya sendratari Satrio Utomo yang dipentaskan di atas panggung di Jalan RAA Tjokronegoro di depan Pendopo Kabupaten atau di sisi utara Alun-alun Purworejo.

Kepala Dinparbud Purworejo, Agung Wibowo, menyampaikan bahwa pengetan jumenengan ini merupakan pagelaran seni budaya. Sajian tarian Beksan Kidung Cakra menggambarkan saat pelantikan RAA Tjokronegoro I sebagai bupati pertama Purworejo. Sedangkan Beksan Cakra Tunggal merupakan tari keprajuritan, mewujudkan pasukan dari Kabupaten Purworejo yang siap membela tanah air dan semangat untuk membangun Purworejo.

Adapun sendratari Satrio Utomo, menceritakan gambaran perjalanan Purworejo dari zaman dahulu hingga saat ini. Di bagian akhir ditampilkan tarian kebahagiaan masyarakat yang bergembira bersama setelah mengalami perjuangan-perjuangan yang panjang.


Panuju Triangga