SM/Arif Widodo - LAYAK HUNI : Sawit (kanan) menempati rumahnya yang sudah layak huni.

GOMBONG, SM Network – Rumah reot seorang nenek bernama Sawit (60), warga RT 01 / RW 01, Dukuh Wanalela, Desa Kemukus, Kecamatan Gombong, Kebumen, kini sudah dibangun. Rumah berukuran sekitar  4 x 5 meter itu, sebelumnya berlantaikan tanah dan berdinding gedhek atau anyaman bambu yang sudah keropos. Atapnya pun terdapat banyak lubang, sehingga saat hujan, Sawit tak bisa tidur.

“Alhamdulillah setelah dibangun, saya bisa terlelap tidur,” ucap Sawit seraya mengucapkan terima kasih kepada Sedulur Kebumen yang membantu pemugaran rumahnya. Hanya dengan waktu kurang lebih 15 hari, rumah nenek satu cucu itu kini disulap menjadi bangunan layaknya untuk tempat tinggal. Bantuan bedah rumah tersebut di serahkan langsung dengan ditandai penyerahan kunci oleh Camat Gombong Suis Idawati, Jumat (10/4).

Hadir pada kesempatan itu, Dandim Kebumen Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang yang diwakili oleh Pasiter Kodim Kapten Infanteri Agus Handoyo, serta Koordinator Bedah Rumah Komunitas Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan dan Forkopimcam Gombong lainya. Sedulur Kebumen Camat Gombong Suis Idawati menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Sedulur Kebumen bersama pihak lain yang telah turut membantu  memperbaiki rumah warganya itu.

“Kami berharap dengan bantuan tersebut dapat mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kebumen, terutama masalah rumah tidak layak huni (RTLH),” katanya.

Sementara itu Koordinator Bedah Rumah Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan menjelaskan, program bedah rumah yang ke-23 ini dilakukan atas kerjasama berbagai pihak. Adapun besaran biaya, yaitu berkisar Rp 20 juta rdan proses pengerjaanya dibantu oleh anggota Koramil 02 Gombong dan Polsek Gombong bersama dengan warga desa setempat.

“Selain bangunan kita juga berikan sebagian alat perabotan rumah tangga. Semoga bermanfaat dan bisa terus berjalan ke depanya,’’ ucap Sugeng. Di sisi lain, Sugeng berharap, bantuan ini dapat mengetuk masyarakat mampu yang lain, agar bisa bersama-sama membantu warga kurang mampu. Terlebih di saat marak wabah korona sekarang ini. Di mana masyarakat bawah banyak terdampak dan secara ekonomi sangat membutuhkan.


Arif Widodo/Kim

3 KOMENTAR