Ruas jalan di Magelang ini Rutin Tergenang Banjir Saat Musim Hujan

MUNGKID, SM Network – Jalan Sultan Agung yang berada di Desa Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang kerap mengalami banjir saat hujan. Hal tersebut sering membuat masyarakat sekitar mengeluh, terutama bagi masyarakat pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut.

Ketua RW 1 Dusun Nepak, Desa Bulurejo, Mochid, mengatakan bahwa setiap kali turun hujan tak perlu menunggu waktu yang lama, dapat dipastikan jalan Sultan Agung akan meluap atau banjir.

“Hujan menyebabkan debit air terlalu besar pada sungai Bening depan SMKN 1 Magelang, sehingga mengalir deras melalui selokan atau irigasi yang melintasi Perumahan Graha Surya dan sekitarnya lalu menggenang di jalan Sultan Agung,” jelas Mochid disela-sela membersihkan sampah yang menutupi saluran irigasi, Selasa (3/3).

Menurutnya, banjir terjadi juga tidak terlepas dari masalah sampah. Banyaknya sampah yang terbawa arus dari Sungai Bening tersebut kerap kali membuat mampat saluran irigasi yang berada di sekitar jalan Sultan Agung.

“Sampah-sampah ini berasal dari wilayah Kota yang mengalir hingga di Sungai Bening akhirnya membuat mampat saluran-saluran kecil di sekitar sini,” ujarnya.

Terkait masalah banjir dan sering meluapnya jalan Sultan Agung, Mochid mengaku telah beberapa kali melaporkannya kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Bulurejo. Namun, hingga saat ini masih belum ada tindakan yang dirasa signifikan dari Pemdes setempat.

“Dari Pemdes sudah mengajukan untuk normalisasi saluran irigasi namun sampai saat ini belum terealisasi. Kami sudah berkali-kali berkoordinasi dan Kepala Desa juga sudah berusaha, masyarakat juga sudah sering membersihkan sampah. Namun apa daya sampah di sini memang terlalu banyak,” ungkapnya.

Salah satu warga Dusun Nepak, Desa Bulurejo, Supriyono mengaku, kondisi banjir di jalan Sultan Agung tersebut telah berlangsung selama 4 tahun terakhir. Ia berharap kepada Pemdes atau pun Pemkab Magelang untuk segera melakukan normalisasi irigasi atau gorong-gorong di sekitar jalan Sultan Agung. Ia juga mengkhawatirkan kondisi luapan air tersebut berdampak buruk bagi kesehatan warga sekitar, terutama pada saat musim penghujan seperti sekarang ini.

“Kami khawatir juga berdampak buruk bagi kesehatan warga sekitar, terutama demam beradarah. Pada saat itu saja sudah ada korban demam berdarah kok. Kami mohon kepada pemerintah untuk segera melakukan tindakan demi kepentingan bersama dan masyarakat umum,” ujar Supriyono.


Dian Nurlita

Tinggalkan Balasan