RSUD Nyatakan Warga Kertek Negatif Corona

WONOSOBO, SM Network – Masyarakat Wonosobo sempat digemparkan dengan adanya warga Kecamatan Kertek yang memiliki gejala virus corona atau covid-19 seperti demam tinggi, sesak nafas, batuk, dan flu sepulang dari Batam Kepulauan Riau, Senin (9/3).

Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di RSUD KRT Setjonegoro, pasien tersebut dinyatakan negative terpapar covid-19. Kepala Bagian Humas RSUD KRT Setjonegoro Tri Lestari mengatakan, pasien tersebut negative corona setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit.

Dari hasil pemeriksaan, Pasien dengan keadaan umum baik, dan menurut dokter spesialis paru tidak ada gambaran Radang Paru (Pneumonia) namun pasien tersebut saat ini masih menjalani observasi di rumah sakit. Tri Lestari menjelaskan, pasien tersebut kini masih berada di ruang isolasi RSUD KRT Setjonegoro. Namun, keadaan pasien kian membaik setelah menjalani perawatan secara intensif.

“Masih diisolasi, biar bisa istirahat. Perkembangan baik sudah tidak sesak nafas, nafsu makan baik, demam juga berkurang,” jelas Tri, Selasa (10/3).

Terkait petugas yang menggunakan pakaian lengkap saat mengevakuasi pasien dari Puskesmas Selomerto 1 Tri menjelaskan, hal tersebut sebagai bentuk ke hati-hatian petugas medis yang bertugas untuk menerapkan prinsip pencegahan.

“Untuk kehati-hatian dan perlindungan diri petugas menerapkan prinsip ‘pencegahan umum’ (general precaution) sesuai standar,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, Pencegahan penularan Covid-19 yang utama adalah dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yakni cuci tangan pakai sabun setelah beraktifitas, menutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin, makan dengan gizi seimbang, olah raga teratur, dan istirahat cukup.

Terpisah, Sektretaris Dinas Kesehatan Wonosobo Muhammad Riyanto mengatakan, pasien sudah mengalami perkembangang kesehatan yang cukup baik. Namun, pasien masih dalam proses pemantauan dan pengawasan Dinas Kesehatan Wonosobo. “Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam keadaan siap mengantisipasi dan menanggulangi risiko penularan Covid-19,” tandasnya.


Adib Annas Maulana

Tinggalkan Balasan