SM/Dananjoyo kusumo - Petugas medis melakukan simulasi penanganan pasien kasus penyakit menular yang berbahaya yang menyerang saluran pernapasan Middle East Respiratory Syndrome coronavirus-MERS Cov di Rumah Sakit Umum Pemerintah-RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta, Selasa (14/1).

YOGYAKARTA, SM Network – Manajemen Rumah Sakit Umum Pusat (RSPAU) dr Sardjito Yogyakarta melakukan screening ketat kepada pengunjung rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

“Selain mewajibkan pemakaian masker kepada semua orang yang ada di rumah sakit, kami juga me-screening ketat kepada setiap orang yang masuk Sardjito,” tutur Kabag Hukum dan Humas RSUP dr Sardjito Yogyakarta Banu Hermawan.

Screening ketat, sebut dia, seperti mengecek suhu tubuh pengunjung, pengantar atau pasien, mewajibkan pemakaian masker dan kalau ditemukan gejala Covid-19 maka langsung dibawa ke Poli Covid.

“Masyarakat harus sadar bahwa saat ini belum puncaknya pandemi korona. Screening ketat yang kami lakukan itu juga bagian dari upaya melindungi paramedis karena mereka garda terdepan melawan Covid-19. Jangan sampai pasien tak jujur, kami mengharap pasien yang periksa ke dokter harus jujur,” paparnya.

Dia pun membenarkan adanya tiga dokter dan seorang perawat di rumah sakitnya positif virus. Para tenaga medis itu diduga terpapar virus saat berada di Jakarta ketika menjalani pendidikan di sana.

“Memang dalam rangka pendidikan di Jakarta, jadi ini untuk meningkatkan ilmunya jadi harus belajar di daerah lain,” jelasnya.

Banu menjelaskan tenaga medis yang positif itu tertular dari salah seorang dokter di rumah sakit yang berada di Jakarta. Mereka itu tertular saat menjalani stase di Jakarta dan kontak dengan salah seorang dokter yang ternyata positif Covid-19. Saat ini keempatnya masih menjalani perawatan di RSUP dr Sardjito. Pihaknya sudah melakukan swab terhadap keempat tenaga medis namun belum ada yang menunjukkan hasil negatif.

“Keempatnya dirawat di Sardjito, kami sudah melakukan swab dan hasilnya belum negatif. Seluruhnya sudah melakukan isolasi. Termasuk lima pasien positif korona lainnya yang juga tengah kami rawat,” tandas Banu.


Gading Persada

2 KOMENTAR