Ribuan Pegawai Pemda DIY Diskrining Covid

YOGYAKARTA, SM Network – Ribuan pegawai di lingkungan Pemda DIY telah menjalani skrining Covid-19. Hingga saat ini sudah sekitar 3.000 aparatur sipil negara (ASN), dan tenaga bantu yang mengikuti rapid test massal. Hasilnya sejauh ini tidak ada yang dinyatakan positif. “Ada yang reaktif rapid test tapi ketika diswab, hasilnya negatif. Kami masih terus berproses,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setyaningastutie, Senin (28/9).

Dia mengatakan, tidak tertutup kemungkinan rapid test massal ini akan dikembangkan tidak hanya bagi ASN maupun tenaga bantu, melainkan menyasar semua personel di unit. Sementara ini masih ada satu atau dua unit kerja yang belum diskrining, namun mayoritas sudah diselesaikan dan tinggal menunggu proses rekap.

Pembajun menegaskan, hasil skrining massal diluar kasus positif salah satu ASN Dinkes DIY berinisial BN yang kemudian meninggal dunia. Tracing dari kasus itu dinyatakan ada 4 pegawai yang tertular. “Terpisah antara kasus BN dengan skrining. Kasus almarhum muncul sebelum adanya skrining massal, kebetulan ketahuan positif berbarengan ketika dilakukan skrining ASN,” terangnya.

Hasil sementara yang menyatakan tidak ada pegawai di lingkungan Pemda DIY yang positif Covid-19, sambung dia, menunjukkan bahwa protokol kesehatan sudah dijalankan dengan baik. Terpisah, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih menambahkan, saat ini sedang dilakukan tracing klaster sebuah institusi keuangan di Kota Yogyakarta.

Dimungkinkan, klaster tersebut ada kaitan dengan kasus positif ASN Dinkes DIY. “Keterkaitan ini karena perilaku sebagai pelaku perjalanan yang tidak disiplin pada protokol kesehatan, sehingga bisa terjadi paparan,” urainya.

Awal mulanya, Dinkes melakukan tracing kasus BN. Diperoleh informasi bahwa seminggu sebelumnya, yang bersangkutan melakukan perjalanan bersama dengan saudaranya yang bekerja di sebuah institusi keuangan. Selang beberapa hari, saudaranya melakukan tes PCR dan diketahui hasilnya positif.

1 Komentar

  1. 831770 715267An intriguing discussion will probably be worth comment. Im certain that you want to write a lot more about this subject, it may well not be a taboo topic but typically consumers are too couple of to chat on such topics. To another. Cheers 528353

Tinggalkan Balasan