Reka Ulang Pembunuhan Ibu Kandung, Tersangka Perankan 22 Adegan

TEMANGGUNG, SM Network – Satreskrim Polres Temanggung melakukan reka ulang kasus pembunuhan terhadap nenek Naruh (75) warga Dusun Jektro, Desa Karangwuni, Kecamatan Pringsurat dengan pelaku pasangan suami istri Supangat (48) dan Hidayah Murwati (32). Reka ulang dilakukan dengan lancar, bahkan tersangka Supangat yang merupakan anak kandung korban melakukan dengan sangat tenang dan tidak tampak ada penyesalan dalam dirinya telah menghabisi ibu yang telah melahirkannya ke dunia.

Rekonstruksi tersebut dilangsungkan di lingkungan Polres Temanggung dari ruangan hingga ke halaman sesuai urutan kejadian. Tersangka Supangat dan Hidayah Murwati, melakukan 22 adegan mulai dari awal kejadian hingga korban Naruh ditemukan dalam kondisi digantung di pohon rambutan di belakang rumahnya. Baru setelah itu korban diturunkan oleh korban dibantu keluarga dan tetangganya.

SM/Raditia Yoni Ariya – REKA ULANG: Polres Temanggung menggelar reka ulang pembunuhan nenek Naruh (75) yang dilakukan oleh anak kandungnya sendiri Supangat (48) dan istrinya Hidayah Murwati (32), Selasa (8/9).

Adegan pertama dimulai dari Supangat masuk ke dalam kamar ibunya yang sedang tertidur pulas lalu memukul kepalanya menggunakan tongkat kayu di bagian belakang kepala hingga manula tersebut tidak berdaya. Untuk memastikan ibunya tak bernyawa dia sempat mencekik leher kemudian dibantu istrinya membopong tubuh korban di bawa keluar rumah, kemudian digantung di pohon rambutan menggunakan tali. Upaya tersebut digunakan sebagai modus agar terlihat korban meninggal karena gantung diri, serta menggunakan cara lain pura-pura berteriak minta tolong jika ibunya gantung diri.

“Ada sebanyak 22 adegan, rekonstruksi ini dilaksanakan sebagai salah satu teknik atau metode yang dilakukan penyidik untuk lebih menjelaskan lagi terkait dengan keterangan dari para saksi, para tersangka dengan barang bukti yang ada. Di sini juga ada dari kejaksaan sehingga nanti pada saat persidangan untuk reka adegan sangat jelas,”ujar Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Ni Made Srinitri usai rekonstruksi di Mapolres Temanggung, Selasa (8/9).

SM/Raditia Yoni Ariya – REKA ULANG: Polres Temanggung menggelar reka ulang pembunuhan nenek Naruh (75) yang dilakukan oleh anak kandungnya sendiri Supangat (48) dan istrinya Hidayah Murwati (32), Selasa (8/9).

Srinitri menuturkan, sampai sejauh ini pihaknya masih melakukan pendalam kasus yang menggemparkan warga Temanggung. Semula keluarga korban melaporkan kejadian ini sebagai tindakan bunuh diri dengan cara menggantung, namun dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diketahui nenek Naruh meninggal karena dibunuh setelah melihat ada tanda-tanda penganiayaan. Polisi kemudian menetapkan Supangat dan Hidayah sebagai tersangka.

Tersangka Pangat sejauh ini masih mengaku melakukan pembunuhan tersebut karena ada bisikan gaib. Untuk itu dilakukan tes kejiwaan kepadanya yang dilakukan oleh bagian psikolog Polda Jateng. Hasil sementara kejiwaan tersangka normal, namun polisi masih harus menunggu hasil terrtulisnya.

Tinggalkan Balasan