Rawan Bencana, Masyarakat Temanggung Diminta Waspada

TEMANGGUNG, SM Network – Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo mengimbau masyarakatnya yang tinggal di daerah rawan bencana alam untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, memasuki musim penghujan ini bahaya itu pasti mengintai dan bisa terjadi kapan saja.

Hal tersebut dikatakan, usai gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana di Kabupaten 2020 yang diikuti lintas sektor di halaman Gedung Pemuda Temanggung. Tampak hadir pula fOrkompinda, antara lain Dandim 0706 Letkol Inf David Alam, Kapolres AKBP Muhamad Ali, Plt Kepala Pelaksana BPBD Gito Walngadi dan lain sebagainya.

“Saya imbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Jangan menyepelekan iklim, curah hujan yang cukup ekstrem ini. Tetap tingkatkan kewaspadaan, mana kala terjadi sesuatu segera berkoordinasi dengan pemerintah desa, agar segera berkoordinasi dengan BPBD untuk penanggulangannya bila terjadi bencana,”ujarnya Jumat (17/1).

Diapun meminta semua pihak yang berkompeten untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat agar memiliki kepekaan tinggi terhadap ancaman bencana yang ada lingkungan sekitarnya masing-masing. Masyarakat diminta pula untuk tetap menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pemotongan lereng, penebangan pohon, dan menjaga kebersihan saluran-saluran air agar jalan air tidak tersumbat.

“Saya ucapkan terimakasih adanya apel kesiapsiagaan bencana 2020 yang diprakarsai BPBD Temanggung. Sinergitas antara pemerintah daerah dengan kepolisian, TNI, dan para pelaku atau relawan penanggulangan bencana di Kabupaten Temanggung. Insya Allah dengan kesiapsiagaan sumberdaya manusianya, peralatannya masih bisa mencukupi untuk tindakan preventif bencana,”katanya.

Rawan Longsor

Dikatakan, mengingat secara geografis wilayah Temanggung yang berada di pegunungan ini memiliki kerawan terhadap longsor. Maka semua pihak memasuki musim hujan tahun ini harus mempersiapkan diri dalam menghadapi situasi darurat khususnya ancaman bencana tanah longsor, banjir, puting beliung, dan bencana lainnya.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi mengatakan pada apel kesiapsiagaan bencana ini melibatkan sekitar 500 personel, baik dari TNI, Polri, Pemkab Temanggung, dan relawan. Dalam kesempatan ini juga juga diapelkan alat berat, alat ringan, dan alat pelindung diri.

“Menghadapi cuaca ekstrem, tahun ini beda dengan tahun kemarin, jadi curah hujannya tinggi, kemudian cuacanya ekstrem, dan untuk puncak musim hujan adalah di bulan Januari dan Februari. Maka mari kita lebih waspada, kenali ancamannya kurangi risikonya,”katanya.


Raditya Yoni A

3 Komentar

  1. 290890 422584I really delighted to find this internet site on bing, just what I was looking for : D besides saved to bookmarks . 89640

  2. 209405 185036I like the valuable information you supply within your articles. Ill bookmark your weblog and check once more here regularly. Im quite certain Ill learn many new stuff right here! Good luck for the next! 70362

  3. 174533 78218you got a extremely outstanding internet site, Sword lily I identified it by means of yahoo. 72483

Tinggalkan Balasan