Ratusan Warga Kebumen Demo Tuntut RUU HIP Dicabut dari Prolegnas

KEBUMEN, SM Network – Ratusan massa dari berbagai elemen yang mengatasnamakan diri Aliansi Pembela Pancasila Kebumen menggelar aksi unjukrasa di depan gedung DPRD Kebumen, Minggu (12/7) pagi. Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan tiga tuntutan rakyat (tritura).

Tiga tuntutan itu adalah menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dicabut dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI. Bukan hanya ditunda atau dihentikan sementara. Kemudian mereka menolak semua RUU yang memiliki substansi sema dengan RUU HIP dengan nama apapun.

Mereka mendesak aparat penegah hukum, supaya menindak tegas upaya makar yang dilakukan oleh oknum-oknum yang ingin melemahkan maupun mengganti pancasila sebagai dasar negara.

Unjukrasa yang diikuti sekitar 600-an peserta itu berkumpul di depan Gedung Haji di Jalan Veteran. Kemudian mereka berjalan kaki bersama-sama menuju depan Gedung DPRD Kebumen. Aksi diikuti tidak hanya laki-laki tetapi juga perempuan. Tak hanya orang dewasa, juga anak-anak bahkan balita pun turut diajak untuk turun ke jalan.

Dalam aksi tersebut para peserta aksi membentangkan spanduk dan poster yang intinya menolak RUU HIP dan menolak komunisme. Mereka berorasi secara bergantian untuk menyerukan aspirasi mereka dengan kawasal anggota kepolisian dan Satpol PP.

Pelemahan Agama

Para peserta aksi menilai bahwa RUU HIP membawa misi pelemahan ajaran agama, dengan mengganti Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi Ketuhanan yang Berkebudayaan. Mengganti Pancasila dengan Trisila, dan disinyalir kuat membawa agenda komunisme. Juga akan menjadikan bangsa Indonesia menjadi sekuler.

Sebanyak 11 perwakilan peserta aksi diterima oleh Ketua DPRD Kebumen Sarimun beserta sejumlah anggota DPRD Kebumen. Surat tuntutan tersebut secara resmi diserahkan oleh Ketua Aliansi Pembela Pancasila Mujiono kepada Ketua DPRD Kebumen Sarimun.
Dalam audiensi tersebut warga meminta agar tuntutan tersebut dikirim secara langsung ke DPR RI bukan melalui fax. Namun Sekretaris DPRD Kebumen Dwi Suliyanto menyampaikan terkait keterbatasan anggaran.

Sehingga pada akhirnya Ketua DPRD Kebumen siap menggunakan dana pribadi untuk mengantarkan surat tuntutan tersebut ke DPR RI.
“Kami mengapresiasi aksi yang dilakukan warga yang berlangsung tertib. Kami akan mengantar langsung ke DPR RI dalam minggu ini. Kami melihat agenda Dewan dulu, jika tidak ada agenda yang penting kami akan berangkat ke Jakarta,” ujar Ketua DPRD Kebumen Sarimun usai audiensi.


Supriyanto

Tinggalkan Balasan