SM/Dananjoyo - Petugas pemakaman dan dekontaminasi, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sleman menjalani tes cepat COVID-19 di kantor BPBD Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (6/5).

SLEMAN, SM Network – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman telah melakukan rapid diagnostic test (RDT) terhadap 300 karyawan supermarket Indogrosir Jalan Magelang km 6. Pemeriksaan yang dibagi dalam tiga tahapan itu menyebutkan, 57 orang reaktif dari hasil uji cepat.

Seluruh karyawan yang hasil RDT-nya reaktif telah ditempatkan di ruang isolasi pada sejumlah rumah sakit rujukan yakni RSUD Sleman, RSUD Prambanan, RSA UGM, dan JIH. Sedangkan karyawan yang berdomisili di luar Sleman, perawatannya telah dikoordinasikan dengan Dinkes masing-masing wilayah.

“Untuk karyawan yang beralamat di Gunung Kidul dan Kota Yogyakarta, dirawat di RSUD wilayah tersebut. Sementara bagi karyawan yang bertempat tinggal di Bantul, diisolasi di rumah sakit lapangan yang ada di Bambanglipuro,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo, Kamis (7/5).

Namun belum semua pasien dalam pengawasan itu menjalani pemeriksaan swab, karena masih harus menunggu antrian. Sebelumnya diberitakan, Pemkab Sleman menutup sementara operasional Indogrosir setelah satu orang karyawan bagian administrasi dinyatakan positif Covid-19 pada 24 April 2020.

Sampai saat ini, pasien nomer kasus 79 itu masih dirawat di RS Hardjolukito. Pemkab Sleman juga meminta masyarakat yang pernah berbelanja di supermarket itu pada tanggal 25 April-4 Mei 2020 agar melakukan RDT massal. Rapid test secara bersama-sama ini akan dilaksanakan tanggal 12-14 Mei mendatang di GOR Pangukan. Kabag Humas dan Protokol Setda Sleman Shavitri mengatakan, pendaftaran rapid test massal dilakukan lewat aplikasi yang sedang disiapkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).


“Registrasi onlinenya diumumkan besok tanggal 9 Mei. Menunggu pengumumannya di website resmi Gugus Tugas Covid-19 Sleman,” terangnya.


Amelia Hapsari