SM/dok

TEMANGGUNG, SM Network – Rombongan santriwati yang baru saja pulang dari Pondok Pesantren Salaf Tarbiyatun Nisa’ Tegalrejo, Kabupaten Magelang, menjalani screening di Posko Screening Awal Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Temanggung di Pujasera, Kowangan. Langkah itu ditempuh sebagai upaya antisipasi penyebaran korona.

“Hari ini kami menerima permintaan screening dari Pondok Pesantren Salaf Tarbiyatun Nisa’ Tegalrejo, Magelang. Kepada mereka lalu kita lakukan screening awal,”ujar Koordinator Lapangan Posko Pujasera Kowangan Temanggung, Putri Astuti di Temanggung, Senin (4/5).

Dikatakan, kedatangan para santri tersebut menggunakan belasan mobil pribadi. Setelah para santri turun harus melalui penyemprotan disinfektan begitu juga barang bawaannya.
Petugas juga meminta semua pintu mobil yang membawa para santri tersebut dibuka untuk dilakukan penyemptotan.

“Berdasarkan informasi pertama yang akan diterima sejumlah 80 santri yang berasal dari Temanggung, tetapi setelah dilaksanakan screening ada 65 santriwati. Setelah diperiksa mereka dalam kondisi suhu badan normal dan tidak ada keluhan,”katanya.

Lebih jauh Astuti menjelaskan, dalam screening ini para santri setelah turun dari mobil diminta untuk mencuci tangan dengan sabun, kemudian melalui penyemprotan disinfektan, selanjutnya diukur suhu badan mereka.
Data-data mereka pun dicatat oleh para petugas guna mempermudah kinerja jika suatu saat dibutuhkan.

“Mereka juga kami data dan diberikan edukasi bagaimana harus karantina mandiri. Intinya bagaimana protokol mereka setelah sampai di rumah,”katanya.

Kepada para santri tersebut diminta pula untuk bisa melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari. Disarankan agar mereka melapor juga kepada RT atau gugus tugas desa, di mana mereka saat ini didata sebagai pemudik.

Selain menerima santri dari Pondok Pesantren Salaf Tarbiyatun Nisa’ Tegalrejo, dijadwalkan hari ini Posko Pujasera Kowangan juga akan menerima kedatangan para santri dari Pondok Pesantren Sabilunnajah, Jumoyo, Salaman, Kabupaten Magelang.


Raditia Yoni Ariya

7 KOMENTAR