SLEMAN, SM Network – Pelaksanaan ibadah di bulan ramadhan tahun ini akan berbeda dengan lazimnya. Pasalnya, ramadhan yang akan tiba beberapa hari lagi ini berlangsung di tengah masa pandemi Covid-19.

Untuk mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh virus corona itu, otoritas Kementerian Agama (Kemenag) telah menyusun panduan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H di tengah pandemi. Dasarnya adalah surat edaran dari Menteri Agama yang diterbitkan pada 6 April lalu.

“Secara prinsip, umat Islam tetap wajib menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan dengan baik, berdasarkan ketentuan fikih,” kata Kepala Kantor Kemenag Sleman Sa’ban Nuroni, Selasa (14/4).

Namun demi menghindari penyebaran Covid-19, umat muslim diminta untuk melaksanakan solat tarawih di rumah secara individu maupun berjamaah bersama keluarga inti. Anjuran lainnya adalah tidak mengadakan kegiatan sahur on the road atau buka puasa bersama.Secara tegas, pemerintah bahkan meminta agar acara buka bersama yang biasanya diselenggarakan oleh lembaga pemerintahan, swasta, masjid maupun musola, ditiadakan.

Kegiatan lain yang bersifat pengumpulan massa seperti solat tarawih keliling, tablig peringatan Nuzulul Quran, dan takbiran keliling juga disarankan agar tidak dilakukan.”Takbiran cukup dilakukan di masjid atau musola menggunakan pengeras suara,” terangnya.

Di dalam panduan ibadah itu disebutkan pula supaya umat muslim tidak melakukan iktikaf pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan di masjid atau musola. Tadarus Quran pun disarankan dilakukan di rumah. Alih-alih, sesuai dengan perintah Rasulullah untuk menyinari rumah dengan tilawah Alquran.

“Kami berharap semua pihak mematuhi panduan tersebut sampai kondisi dinyatakan aman dari Covid-19,” kata Sa’ban.Imbauan terkait tata cara pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan selama pandemi corona itu telah disosialisasikan kepada tokoh masyarakat, dan Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di wilayah Sleman. Nantinya, dari pihak KUA melalui penyuluh agama akan meneruskan sosialiasi tersebut ke takmir dan ormas.


Amelia Hapsari/Kim

2 KOMENTAR