PT Sidoagung Farm Semprot Disinfektan 12 Desa

MUNGKID, SM Network – Sebagai wujud kepedulian dan kecintaan kepada masyarakat Desa Sidoagung Kecamatan Tempuran, perusahaan pakan ternak PT Sidoagung Farm salurkan program CSR (Corporate Social Responcibility) perusahaanya yang langsung menyentuh ke masyarakat sekitar.

Direktur Operasional PT Sidoagung Farm, Asrof Nawawi, melalui Adi Pawoko selaku Personal and General Affair PT Sidoagung Farm, mengatakan kali ini pihaknya menyalurkan program CSR berupa penyemprotan disinfektan di 12 Dusun yang ada di Desa Sidoagung.

“Ini untuk kesekian kalinya CSR PT Sidoagung Farm disalurkan melalui desa ini. Sebelumnya Program CSR perusahaan yang telah dilakukan berupa bantuan telur ayam konsumsi serta pemberian dan pemberdayaan kolam lele di tiga dusun juga sudah kita laksanakan dibulan Agustus, sudah panen yang pertama dan hasil panen dibagikan ke masyarakat sekitar,” terang Adi di sela-sela pemberian bantuan, Sabtu (9/1).

Adi menjelaskan pemberian program CSR penyemprotan ini karena pandemi Covid-19 semakin meningkat, pihaknya ingin menunjukan rasa kepedulian dan kecintaan dari perusahaan kepada lingkungan warga sekitar.

“Jadi kemarin kita sudah berikan alat penyemprot dan sekaligus cairan disinfektan,”jelasnya. Ia mengungkapkan bahwa program ini akan diberikan secara bertahap. “Jadi program penyemprotan disinfektan ini akan diberikan bertahap, ke 12 dusun di Desa Sidoagung. Setelah selesai dusun yang ke 12, maka akan diulang lagi mulai dari dusun pertama. Rencana akan dilakukan dua sampai tiga kali putaran penyemprotan,” ungkap Adi.

Ia berharap dengan program ini, masyarakat Sido Agung bisa tercegah dari penularan wabah covid-19. “Saya juga terima kasih kepada Kepala Desa Sidoagung dan jajaran Linmas sebagai pelakaana yang telah mau bekerja sama melaksanakan program ini,” tandasnya.

Sementara Kepala Desa Sido Agung, Suparno mengatakan bahwa program CSR dari PT Sidoagung Farm ini sudah kesekian kalinya. “Sebelumnya pernah bagi-bagi telur dan pemberdayaan kolam lele bagi warga. Dan kali ini penyemprotan disinfektan yang sinkron dengan program desa yang juga rutin dilaksanakan,” imbuhnya.

Suparno juga mengucapkan terima kasih untuk kesekian kalinya atas program CSR perusahaan PT Sidoagung Farm. “Hal ini sinkron dengan program desa yang mungkin sangat menguras tenaga dan biaya. Bagaimana masyarakat Sidoagung ini bisa terhindar dari Covid-19,” tegasnya.

Dia juga menjelaskan kemungkinan untuk terpapar Covid-19 itu memang ada. “Ya saya berharap dengan program ini bisa meminimalis risiko warga Sido Agung terpapar Covid-19,” harapnya. Tidak hanya itu, Suparno juga berharap lagi bahwa program ini terus berlanjut karena menurut Undang-undang setiap perusahaan pasti ada CSR.

“Di desa ini ada sekitar delapan perusahaan atau pabrik besar. Dan CSR yang masuk ke Desa Sidoagung atau warga baru satu ini. Saya harap perusahaan atau pabrik lain yang ada disini ikut tergerak menyalurkan CSR kepada masyarakat berupa program,” pungkasnya.

Camat Tempuran, Yuvita Ismi Kadratin yang turut hadir dalam kesempatan itu juga menyambut baik CSR dari PT Sidoagung Farm yang diwujudkan menjadi sebuah program yang menyentuh masyarakat. “Ini memang tugas sebuah perusahaan yang dimana mereka berada untuk mengeluarkan CSR, dan itu wajib. Dan hal hal lain seperti soal masyarakat dan lingkungan, perusahaan itu juga wajib mengeluarkan CSR,” tegasnya.

Dan hal ini tidak hanya PT Sido Agung Farm saja, lanjutnya, perusahaan- perusahaan lain yang ada di Tempuran seyogyanya juga mengeluarkan CSRnya. “Hal itu sebagai wujud kepedulian perusahaan di desa masing-masing dimana mereka berlokasi. Dan tentunya bisa memyentuh masyarakat terkait CSR tersebut,” paparnya.

Terkait perusahaan lain yang ada di wilayah Tempuran belum mengeluarkan CSR kepada masyakar sekitar, Yuvita menyampaikan sedang dalam koordinasi. “Ya karena terlalu banyak perusahaan, jadi memang perlu disenggol diingatkan atau dijawil kembali lagi untuk masalah CSR,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan