SM/ Doc - KOREOGRAFI : Koreografi Koreo Brigata Curva Sud PSS SLEMAN. Google

SLEMAN, SM Network- Di tengah kisruh yang melanda PSS Sleman setelah ancaman boikot yang dilakukan salah satu kelompok suporternya, tim ini ternyata tetap menjadi magnet bagi pemain-pemain asing. Terkini, tim juara Liga 1 musim 2018 itu dikaitkan dengan eks bek PSM Makassar asal Australia, Aaron Evans.

Agen sang pemain, Gabriel Budi Liminto mengatakan bahwa Seto Nurdiyantoro saat masih menjadi pelatih PSS sempat mengincar pemainnya itu. Namun seiring pergantian kursi pelatih di tim berlogo candi tersebut, ternyata nama Aaron Evans juga diminati Eduardo Perez Maron, pelatih anyar PSS.

“Saya respek dengan Coach Seto, Coach Eduardo, big boss PSS (Soekeno), direksi PSS, terutama masyarakat serta pendukung PSS Sleman. Memang sebelumnya Aaron ingin didatangkan Coach Seto, tapi Coach Eduardo juga menyatakan ketertarikan yang sama,” ujar Gabriel Budi, Minggu (19/1).

Disinggung mengenai peluang PSS mendapat Aaron, Gabriel mengatakan jika peluang tersebut terbuka lebar. Hanya saja, Gabriel selaku sang agen tinggal menunggu ‘lampu hijau’ dari manajemen PSS.

“Coach Eduardo ini suka dengan gaya bermain Aaron Evans. Apalagi ketika dia masih jadi asisten pelatih Persija musim lalu, Aaron cetak gol kemenangan sekaligus gelar juara untuk PSM dalam partai leg kedua final Piala Indonesia ke gawang Persija. Aaron Evans  juga sangat antusias menyambut pinangan PSS,” paparnya.

Pada musim lalu, Evans sendiri menjalani 39 laga di lintas ajang bersama Juku Eja.  Pemain 25 tahun yang pernah memperkuat Barito Putera pada 2017 itu bermain sebanyak 29 kali di Liga 1 dengan mencetak dua gol dan satu assist. Evans juga sudah berlaga delapan kali di Piala Indonesia 2019 dan mencetak delapan gol serta dua assist. Selain itu ia dua kali bermain di Piala Presiden 2019.

Terpisah, arsitek PSS, Eduardo Perez Moran memasang target finis lima besar pada musim 2020 bersama PSS. Sebagai klub besar, baginya PSS punya segala sumber daya untuk memenuhi target itu. Apalagi salah satu kekuatan Laskar Sembada ada di suporter yang kerap memenuhi stadion saat kandang maupun tandang.

“Saya punya pengalaman bertanding di Maguwo saat PSS masih di Liga 2, atmosfernya sangat gila. Klub ini punya semuanya untuk berada di papan atas liga,” sambung Moran yang berpaspor Spanyol itu.


Gading Persada

1 KOMENTAR