SM/Asef F Amani - DIKOSONGKAN: Kantor DPU PR Kota Magelang saat ini sudah dikosongkan dan pindah sementara di kompleks Stadion Moch Soebroto, karena akan dibangun bangunan yang baru.

MAGELANG, SM Network – Di tengah situasi pandemi virus korona (Covid 19), Pemkot Magelang tetap melakukan tender proyek tahun 2020. Hanya saja, untuk pelaksanaan pengerjaan proyek nanti belum ditentukan apakah tetap berjalan atau ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Magelang, Agus Satiyo Hariyadi mengatakan, merebaknya virus korona memang berdampak pada banyak hal. Termasuk pada proyek pembangunan di Kota Sejuta Bunga.

“Memang ada dampaknya, tapi kami tetap melakukan tender untuk proyek-proyek. Hanya saja, untuk pelaksanaan proyeknya kita menunggu lebih lanjut petunjuk dari pimpinan,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (31/3).

Mantan Kabag Pembangunan itu menuturkan, tender tetap dilakukan, namun apabila nanti sudah mendapatkan pemenang dan pekerjaan belum bisa dijalankan, pemenang lelang tidak bisa menuntut. Pihak pemenang tetap akan menunggu keputusan dari Wali Kota Magelang.

“Misalnya sekarang untuk proyek pembangunan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) sudah kita lelangkan, kemudian nanti ada pemenangnya dan belum dijalankan proyeknya, maka pemenang tidak bisa menuntut kami, karena di tengah situasi virus korona ini,” katanya.

Dia menyebutkan, untuk saat ini memang baru proyek pembangunan kantor DPU PR yang sedang dilelangkan. Kemungkinan di pertengahan atau akhir April sudah ada pemenangnya. Namun, untuk mulai pekerjaan belum ditentukan kapannya.

“Untuk tender konstruksi baru dari DPU PR itu, sedangkan yang lain belum. Kalau tender kecil-kecilan sudah jalan dan tidak ada masalah,” tuturnya.

Menurut Agus, jika nanti pekerjaan proyek tidak bisa dilaksanakan sesuai perencanaan dan tahapan bisa dimungkinan berdampak pada pergerakan ekonomi yang tersendat. Dampak lanjutannya bisa ke pengangguran, mengingat pekerja bangunan tidak bisa bekerja.

“Namun sebaliknya, kalau kita paksanakan untuk menjalankan pekerjaan pembangunan, maka instruksi pemerintah berupa social dan physical distancing tidak akan jalan. Sebab, akan banyak pekerja yang berkumpul di proyek pembangunan. Ini juga bisa merugikan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala DPU PR Kota Magelang, Yonas Nusantrawan Bolla mengutarakan, pihaknya siap mengikuti apa yang menjadi kebijakan pimpinan terkait tender dan pekerjaan proyek di tahun 2020 ini. Di tahun ini, setidaknya ada empat proyek yang siap digarapnya.

Di antaranya pembangunan kantor baru DPU PR di Jalan Jenderal Sudirman. Kemudian penyelesaian tribun kolam renang Samapta Aquatic di kompleks Gelora Sanden, paket jalan DAK (dana alokasi khusus) dari pemerintah pusat, dan paket drainase bantuan provinsi (banprov).

“Empat proyek itu untuk pembangunan konstruksi dari kita di tahun 2020 ini. Nilainya bervariasi dan segera akan kita lelangkan semua,” paparnya seraya menyebutkan, kantor DPU PR saat ini sudah dikosongkan dan sementara pindah di area Stadion Moch Soebroto.


Asef Amani