SM/Asef F Amani - VAKSINASI PEDAGANG: Wali Kota Magelang, Muchamad Nur Aziz didampingi Sekda Joko Budiyono meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk pedagang di Pasar Rejowinangun.


MAGELANG, SM Network – Wali Kota Magelang, Muchamad Nur Aziz meninjau langsung jalannya vaksinasi Covid-19 untuk pedagang Pasar Rejowinangun, Sabtu (6/3). Sekitar 200 dosis disiapkan untuk para pedagang di pasar tradisional besar ini.

Sang dokter penyakit dalam itu didamping Sekretaris Daerah Joko Budiyono, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Catur Fajar Budi Sumarmo, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Majid Rohmawanto, dan beberapa pejabat lainnya.

Aziz mengatakan, vaksinasi bertujuan menekan penularan Covid-19. Walau demikian, ia meminta masyarakat tetap taat pada protokol kesehatan, yang meliputi 5 M.

“Diharapkan pandemi covid di Kota Magelang bisa semakin diturunkan, bahkan bisa hilang dengan adanya vaksinasi ini. Namun, masyarakat jangan meninggalkan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan menghindari mobilisasi),” ujarnya di sela tinjauan.

Aziz berharap pula dengan vaksinasi ini seluruh wilayah Kota Tidar menjadi zona hijau alias bebas virus corona. Hal ini mengingat vaksinasi memang akan mempercepat proses penekanan pandemi Covid-19 ini.
“Makanya diharapkan nantinya zona hijau untuk semua kelurahan bisa dicapai. Doakan mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat yang kena covid,” katanya.

Ia pun kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi atau imunitas diri, di samping disiplin protokol kesehatan. Setiap warga yang divaksin akan disuntik 2 dosis dalam rentang waktu sekitar 14 hari.
“Jaga kondisi, jaga imun, supaya pertahanan diri sendiri semakin meningkat. Ini kan harus suntik dua kali. Kita bisa sedikit lega, tapi tetap ini masker sebelum ada kondisi yang memang aman, tidak boleh dilepas,” jelasnya.

Usai meninjau pasar Rejowinangun, dr Aziz mengunjungi RSU Budi Rahayu yang saat ini masih menjadi tempat isolasi dan perawatan pasien positif Covid-19.

Sementara itu, Kepala Disperindag, Catur Fajar Budi Sumarmo mengutarakan, pedagang yang divaksin tersebar di lima pasar meliputi pasar Rejowinangun, Sidomukti, Cacaban, Gotong Royong, dan Kebonpolo. Dinkes Kota Magelang mengalokasikan 800 dosis vaksin.

Rinciannya, 200 untuk Pasar Rejowinangun, sedang lima pasar lainnya masing-masing 150 dosis vaksin. Dua pasar sisanya, yaitu Pasar Kebonpolo dan Pasar Gotong Royong suntik vaksin untuk pedagang  akan dilaksanakan Senin (8/3).

Catur menyebutkan, awalnya vaksin Covid-19 diprioritaskan untuk pedagang ber-KTP Kota Magelang. Namun seperti di Pasar Cacaban jumlah pedagang asal Kota Magelang hanya 43 orang, sedang dosis yang disediakan 150. Karena sisa, maka pedagang asal luar kota di pasar itu juga ikut disuntik.

“Selain untuk pedagang di pasar tradisional, vaksin juga diperuntukkan untuk pedagang di pusat kuliner, termasuk di toko modern,” imbuhnya.