Pramuka Peserta Barata Wajib Rapid Test

SLEMAN, SM Network – Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) bagi anggota Pramuka Penegak kembali digelar tahun ini. Berbeda dari biasanya, kegiatan Barata ke-35 ini dilaksanakan secara virtual pada 19-27 Desember dilanjutkan pengembaraan pada 29-30 Desember di kawasan Shiva Plateu Prambanan.

“Panitia dan peserta pengembaraan harus menyertakan surat keterangan rapid test,” kata Sekretaris Kwarcab Sleman Murdiwiyono, Sabtu (19/12).

Rapid test bagi peserta akan dilaksanakan Rabu (23/12) di Grha Pramuka, Gawar, Trimulyo dengan biaya ditanggung oleh panitia. Jumlah peserta yang mendaftar pengembaraan sebanyak 24 orang dari 11 ranting, sedangkan kegiatan virtual diikuti 160 orang dari 16 pangkalan SMA/SMK sederajat.

Dijelaskan Murdiwiyono, Barata adalah ikon Kwarcab Sleman. Tujuannya untuk menempa fisik, melatih hidup mandiri, dan mengamalkan dasa dharma Pramuka.

Upacara pembukaan Barata 2020 akan diselenggarakan tanggal 28 Desember oleh Bupati selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Sleman. “Peserta dan tamu undangan mengikuti pembukaan secara virtual di rumah masing-masing,” ujarnya.

Rute yang ditempuh peserta pada hari pertama mulai dari Candi Banyunibo menuju Candi Barong, Dawangsari, Ijo, beberapa situs kecil di sekitar Shiva Plateu, dan finish di Watu Tapak Camphill Tebing Breksi Prambanan. Hari kedua tanggal 30 Desember, jelajah budaya mengambil rute sekitar Candi Ijo dan Tebing Breksi untuk mendalami situs-situs yang baru ditemukan. Total jarak yang ditempuh sejauh 20 km.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman Agung Armawanta menjelaskan, kegiatan Barata di masa pandemi ini dilangsungkan dengan protokol kesehatan yang ketat. Semisal, satu tenda hanya diisi satu orang, jalan tidak saling salip-salipan, dan kamar mandi dibuat plot. Selain itu tidak ada acara tutup tahun yang sifatnya pesta melainkan hanya digelar hanya virtual.

“Barata adalah wujud bahwa Pramuka selalu ada dalam kondisi apapun, termasuk saat pandemi,” katanya.
Dipilih objek candi sebagai rute penjelajahan diharapkan bisa membantu mengungkit perekonomian warga.

Tinggalkan Balasan