SM/Dananjoyo - PROKES : Pengunjung mengikuti penerapan protokol kesehatan dengan mengukur suhu badan, mengenakan masker dan mencuci tangan dengan hand sanitizer di sebuah pusat perbelanjaan di Yogyakarta, Selasa (9/3).

JOGJAKARTA, SM Network – Pemerintah Kota Jogja mengikuti Pemerintah Pusat untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro sampai 22 Maret mendatang. Meski begitu destinasi wisata dipersilahkan untuk tetap buka namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Destinasi wisata dipersilahkan untuk buka tetapi harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Jika ditemukan satu kasus positif maka destinasi tersebut akan ditutup untuk sementara.
Hal tersebut disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

“Buka silakan yang penting memenuhi persyaratan yang ditentukan. Tapi kalau ada yang positif ya, saya tutup,” katanya, Selasa (9/3).

SM/Dananjoyo – PROKES : Pengunjung mengikuti penerapan protokol kesehatan dengan mengukur suhu badan, mengenakan masker dan mencuci tangan dengan hand sanitizer di sebuah pusat perbelanjaan di Yogyakarta, Selasa (9/3).

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menambahkan, selama PPKM, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah DIY untuk tidak bepergian jauh jika tidak ada keperluan mendesak. Selain itu syarat berkunjung ke DIY bagi warga di luar DIY tetap harus memakai surat hasil antigen negatif.

“Persyaratan protokol kesehatan pakai antigen dan seterusnya kita jalan,” terangnya.

Perpanjangan PPKM Berskala Mikro dinilai penting untuk menekan penularan Covid-19. Terlebih adanya rencana pembelajaran tatap muka akan digelar pada Juli mendatang sehingga upaya-upaya untuk menurunkan angka positif Covid-19 perlu dilakukan dari sekarang.

Berbagai upaya untuk menurunkan kasus Covid-19, selain melalui PPKM Berskala Mikro juga menggencarkan vaksinasi, testing, tracing, dan treatment bagi semua warga yang berkontak erat dengan pasien positif Covid-19 atau tidak hanya yang bergejala.