Positif Tinggi, Razia Masker Terus Digalakkan

JOGJAKARTA, SM Network – Razia masker kembali digencarkan oleh petugas imbas meningkatnya penambahan kasus positif Covid-19 di Yogyakarta. Hingga Minggu (24/1/2021), total kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY sebanyak 19.419 kasus.

Di mana pada hari Minggu (24/1) ada penambahan kasus sebanyak 210 kasus. Salah satu lokasi dilakukan operasi non yustisi penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tentang penggunaan masker, di Tugu Udang, Kaliurang, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (24/1).

Operasi tersebut menyasar bagi seluruh pengguna jalan yang hendak memasuki obyek wisata Kaliurang. Pengendara yang tidak bermasker disuruh membuat surat penyataan dan diberikan pengarahan tentang bahaya Covid-19 serta diberikan masker. Kordinator Sar Linmas Kaliurang, Kiswanto, mengatakan setiap pekan sabtu dan Minggu serta hari libur operasi tersebut digelar.

“Lima hingga 8 persen pengunjung saat ini masih melanggar protokol kesehatan,” katanya. Ia juga menjelaskan, beberapa personel juga bertugas melakukan mobilitas ke lokasi wisata untuk mengingatkan wisatawan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sementara itu, hari ke-14 pembatasan secara terbatas kegiatan masyarakat (PSTKM) di DIY, penambahan kasus positif Covid-19 menurun separo dibandingkan hari sebelumnya. Hari sebelumnya atau Sabtu (23/1/2021) merupakan kasus tertinggi kedua selama pandemi melanda sejak Maret 2020, sebanyak 473 kasus. Rekor tertinggi tercatat sehari sebelumnya yakni Jumat (22/1/2021) sebanyak 478 kasus.

Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menerangkan, distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 hari ini menurut domisili wilayah kabupaten dan kota di antaranya, Kota Yogyakarta 80 kasus, Kabupaten Bantul 37 kasus, Kabupaten Kulon Progo 6 kasus, Kabupaten Gunungkidul 13 kasus, dan Kabupaten Sleman 74 kasus.

Sementara, rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid-19 antara lain, periksa mandiri 96 kasus, tracing kontak kasus positif 78 kasus, skrining karyawan kesehatan 2 kasus, skrining pasien 1 kasus, dan belum ada informasi 33 kasus.

“Penambahan kasus sembuh sebanyak 186 kasus, sehingga total sembuh menjadi 12.730 kasus,” bebernya. Distribusi kasus sembuh menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah Kota Yogyakarta 12 kasus, Kabupaten Bantul 10 kasus, Kabupaten Kulon Progo 37 kasus, Kabupaten Gunungkidul 0 kasus, dan Kabupaten Sleman 127 kasus. Selain itu, terjadi penambahan kasus meninggal sebanyak 9 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 439 kasus.

Tinggalkan Balasan