SM/Raditia Yoni Aria

TEMANGGUNG, SM Network – Peningkatan signifikan angka positif Covid-19 yang terus bergerak naik pada pekan ini yang mencapai 161 kasus belum merupakan puncak dari pandemi korona di Kabupaten Temanggung. Angka akan terus bergerak naik jika pemerintah tidak serius melaksanakan tugas dan sebaliknya apabila masyarakat tidak menjalankan disiplin protokol kesehatan yang telah dianjurkan

“Keberhasilan penanganan bukan hanya ditentukan oleh kinerja gugus tugas saja, tetapi juga sangat tergantung dari masyarakat dalam menerapkan disiplin protokol pencegahan. Penambahan akan terus terjadi jika Gugus Tugas Covid-19 terus bergerak melakukan tracking untuk menemukan kasus-kasus yang ada di tengah masyarakat,”katanya Rabu (10/6) malam.

Dikatakan Hadik, awal pekan ini masyarakat di Kabupaten Temanggung dikejutkan dengan penambahan kasus positif korona. Dari 5.000-an orang yang menjalani rapid test, hasilnya 703 orang reaktif dan dilakukan swab. Dari 703 swab sampai Selasa (9/6) baru keluar hasil 468 di mana 96 di antaranya positif covid sehingga total angka covid menjadi 161 kasus dimana 1 orang meninggal dunia dan 31 sudah sembuh.

“Kepada mereka yang diketahui positif ini akan dilakukan tracking kontak dekatnya, dan kemungkinan masih akan ditemukan lagi kasus-kasus positif covid baru di Kabupaten Temanggung. Ada kemungkinan dalam seminggu dua minggu ke depan angka positif covid masih akan terus bertambah,”katanya.

Kendati demikian, dia meminta agar masyarakat tidak usah panik, sebab banyaknya kasus ditemukan menandakan adanya kerja maskimal dari tim gugus yang terus berupaya melakukan tracking. Malah sebaliknya jika tidak kerja maksimal maka angka bisa jadi akan turun tapi itu justru berbahaya karena ada penyebaran di masyarakat tapi tidak diketahui.

“Apa artinya di atas kertas angkanya nol tapi di masyarakat terdapat banyak warga yang terpapar virus dan tidak terkendali.
Lebih baik kita bekerja keras menemukan sebanyak mungkin kasus, kita tangani, kita pisahkan dari yang sehat, meskipun kemudian grafik angkanya menjadi tinggi seperti sekarang ini. Angka rendah itu memang menghibur masyarakat menjadi tenang, tapi tenang menghanyutkan. Bahaya besar jika ada warga bervirus berkeliaran tanpa terdeteksi dan tanpa penanganan semestinya,”katanya.


Raditia Yoni Aria/K41

5 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here