Polres Temanggung Tangkap Dua Pengedar Narkoba Online

TEMANGGUNG, SM Network – Jajaran Satnarkoba Polres Temanggung menangkap dua orang pengedar narkoba jenis sabu-sabu dan ganja. Keduanya adalah Muhammad Sigit Prasetyo (28) warga Dusun Gatak, Desa/Kecamatan Selopampang, Temanggung dan Aris Santoso (38), warga Dusun Windusari Selatan, Desa/Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.

Wakapolres Temanggung Kompol Harry Sutadi mengatakan, tersangka Muhammad Sigit ditamgkap di Perempatan Prapanca Kelurahan Temanggung II, setelah sebelumnya di buntuti karena ada informasi akan melakukan transaksi narkoba. Benar adanya saat dilakukan penggeledahan didapati ganja seberat 47,45 gram.

“Tersangka Muhammad Sigit mengaku barang bukan miliknya, tapi disuruh oleh Aris Santoso mengambil barang di Jalan Telogorejo. Selanjutnya Aris kita tangkap dan mengakui telah menyuruh Muhammad Sigit, dan ganja itu merupakan upah dari Yoyok yang sekarang masuk daftar pencarian orang (DPO), karena telah membantu mengambilkan sabu,”ujarnya Rabu (2/9).

Tersangka Aris menuturkan, dia sebelumnya disuruh Yoyok mengambilkan 25 paket sabu. Setelah itu, 10 paket atas perintah Yoyok ditaruh di tempat-tempat tertentu dengan rute Tembarak-Nampirejo-Mudal-Giyanti-Sroyo-Lungge. Barang kemudian difoto dan diberi keterangan tempat lalu dikirim ke Yoyok.

“Saya cuma disuruh Yoyok menaruh sabu biar diambil sama yang pesan. Nah, upahnya saya dikasih ganja tapi mengambil ganjanya saya minta tolong sama Muhammad Sigit,”akunya.

Dari kasus ini polisi telah mengamankan barang bukti dari tersangka Sigit berupa ganja dengan berat kotor 47,45 gram, jaket sweater warna hitam coklat, ponsel merek Xiaomi, sepeda motor Honda Beat nomor polisi AA 6269 KN. Dari tersangka Aris Santoso diamankan barang bukti berupa 3 bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,45 gram, 0,83 gram, dan 0,81 gram, serta satu unit ponsel merek Vivo warna putih.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 111 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 1, lebih subsider Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Mereka terancam pidana 12 tahun penjara dan denda Rp 8 miliar.

Tinggalkan Balasan