Polisi Selidiki Dugaan Pungli Pologoro di Desa Kebon Gunung Loano

PURWOREJO, SM Network – Dugaan pungli bermodus biaya administrasi jual beli tanah/pologoro yang dilakukan oknum Pemerintah Desa Kebon Gunung Kecamatan Loano, sedang dalam penyelidikan Polres Purworejo.

Hal itu disampaikan oleh Kasubag Humas Polres Purworejo, Iptu Komariyah, saat dikonfirmasi Suara Merdeka, akhir pekan ini.

“Sedang dalam penyelidikan,” katanya singkat, dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Warga berharap diusut

Setelah kasus ini mencuat, sejumlah warga Desa Kebon Gunung berharap oknum tersebut dapat ditindaklanjuti dari pihak berwajib. Pasalnya sudah banyak korban yang mengaku ditarik biaya administrasi jual beli tanah oleh Sekretaris Desa Kebon Gunung.

“Saya berharap kasus ini dapat ditindak secara hukum, kepada kepolisian kami mohon diselidiki. Saya saja ditarik Rp 8 juta lebih saat nglantari (memfasilitasi) jual beli tanah keluarga,” kata Edi Mulyana (62), warga RT 3 RW 2, Kebon Gunung.

Hal senada juga disampaikan oleh Muhammad Abduh Muttaqin (35), korban dugaan pungli lainya. Sebagai warga desa dan korban, dirinya mendukung aparat penegak hukum untuk menyelidiki kasus dugaan pungli bermodus uang pologoro ini.

“Saya beberapa waktu lalu didatangi orang yang mengaku polisi dari Polres Purworejo, dan meminta foto kwitansi pologoro tanah itu (kwitansi pembayaran administrasi jual beli tanah,red). Saya berharap aparat segera mengungkap (kasus ini),” kata warga Diponayan Desa Kebon Gunung ini.

Heru Prayogo

5 Komentar

  1. Like!! Great article post.Really thank you! Really Cool.

  2. Hi there, after reading this amazing paragraph i am as well delighted to share my knowledge here with friends.

  3. I used to be able to find good info from your blog posts.

Tinggalkan Balasan