PKM Temanggung Diperpanjang

TEMANGGUNG, SM Network – Bupati Temanggung, HM Al Khadziq, meminta seluruh Gugus Tugas Covid Kecamatan dan Gugus Tugas Desa untuk serius mendisiplinkan masyarakat menaati peraturan dalam perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) sampai 3 Juli 2020 mendatang. Hal itu dikemukakan dihadapan para Camat, Danramil, dan Kapolsek se Kabupaten Temanggung, di Pendapa Pengayoman saat melakukan rapat koordinasi, Senin (22/6) petang.

Bupati berharap perpanjangan PKM ini dapat berjalan efektif, sehingga masyarakat betul-betul disiplin pencegahan covid sehingga setelah itu dapat beraktivitas ekonomi dan bisa panen tembakau tanpa dihantui penularan virus.
Kedisiplinan masyarakat sangat diperlukan jika ingin segera pandemi ini melandai dan melantai, namun jika abai maka akan sulit menurunkan jumlah warga yang positif korona.

“Kalau sampai pelaksanaan PKM tidak efektif, maka yang rugi masyarakat sendiri. Kalau sampai musim panen tembakau kita belum bisa menekan angka covid, maka nanti masyarakat akan merugi. Maka sekarang semua petugas harus tegas mendisiplinkan masyarakat, dan semua masyarakat harus taat pada disiplin pencegahan, agar setelah itu kita bisa panen tembakau dengan suka cita,”katanya.

Perpanjangan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di Kabupaten Temanggung dengan instruksi Bupati Nomor 360/310 Tahun 2020 mengatur berbagai sektor kehidupan masyarakat. Hal itu dilakukan semata guna memutus mata rantai penyebaran virus korona. Pengaturan dilakukan bukan untuk membelenggu akan tetapi sebaliknya untuk meminimalisir atau bahkan menghindarkan setiap warganya dari penularan korona virus. Pengaturan itu mulai dari sektor pemerintahan, pelayanan publik, hingga seluruh kegiatan di masyarakat hingga lapisan paling bawah.

“Selama PKM ini, masyarakat belum boleh berkerumun harus jaga jarak antar satu dengan lainnya. Obyek wisata di Temanggung dalam dua minggu ini juga belum boleh dibuka dulu, pertunjukkan seni budaya juga belum boleh. Penyelenggaraan olahraga yang kontak fisik untuk sementara ditunda dulu,”katanya.

Dalam penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar selama PKM ini semua diminta untuk ditunda dulu. Baik sekolah umum, lembaga pendidikan, pondok pesantren, madin, TPQ dan kegiatan belajar sejenisnya. Penyelenggaraan peribadatan meski sudah kelonggaran namun pengelola wajib mentaati segala peraturan, seperti menerapkan protkol kesehatan dengan menadatangani surat pernyataan bermaterai Rp 6.000, termasuk menempatkan petugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan.

Penyelenggaraan transportasi juga tidak luput dari penataan dalam perpanjangan PKM ini, sebab menjadi pertemuan antar orang. Antara lain, pengguna kendaraan mobil penumpang pribadi diwajibkan membatasi jumlah penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas dengan menerapkan physical distancing. Pengguna sepeda motor diwajibkan memakai masker, lalu untuk angkutan moda transportasi barang dibatasi 1 orang sopir dan 1 orang pendamping.

“Untuk penyelenggaraan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti rapat/selapanan RT/RW, pertemuan organisasi kemasyarakatan, pengajian, resepsi pernikahan, khitanan dan kegiatan sejenisnya peserta diabatasi maksimal 20 orang. Tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, handsanitizer, cuci tangan dan jaga jarak. Penanggungjawab kegiatan wajib pula melaporkan kepada gugus tingkat desa paling lambat 3 hari sebelum pelaksanaan,”katanya.


Raditia Yoni Ariya/K41

6 Komentar

  1. Like!! Great article post.Really thank you! Really Cool.

  2. I like this website very much, Its a very nice office to read and incur information.

  3. 396621 409229Hello! I merely want to make a enormous thumbs up with the great info youve here during this post. We are returning to your blog for additional soon. 181403

  4. 964267 235669Quite intriguing subject , thanks for posting . 885586

Tinggalkan Balasan