PKL Malioboro Mulai Berdagang

JOGJAKARTA, SM Network – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan pertokoan di kawasan Malioboro, Yogyakarta mulai kembali membuka dagangannya setelah ada kebijakan penerapan New Normal dari pemerintah.

Para pedagang berkomitmen toko-toko yang nantinya buka dan melayani pengunjung siap menerapkan aturan protokol kesehatan secara ketat selama penerapan new normal dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Saya dan teman-teman yang tergabung di paguyuban PKL telah membahas protokol normal baru. Ada aturan-aturan yang mesti kita taati saat berjualan di Malioboro,” ujar seorang PKL bernama Tono di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Minggu (7/6).

Aturan-aturan tersebut, kata Tono, seperti wajib menggunakan masker, melakukan jaga jarak, mengenakan penutup wajah, dan bersedia menyiapkan tempat cuci tangan atau hand sanitizer bagi pedagang dan pengunjung.

Menurutnya, meski saat ini jumlah pengunjung relatif sedikit karena pariwisata Yogyakarta belum dibuka, yang terpenting masih bisa berjualan dan kembali mendapat penghasilan, setidaknya untuk kebutuhan harian.

“Yang terpenting ada pemasukan, minimal bisa untuk makan sehari-hari. Semoga saja pemerintah daerah juga mau memperhatikan kondisi kami di sini,” jelas dia.

Ia juga berharap pemerintah mau memberikan bantuan seperti kegiatan promosi wisata sehingga pedagang di kawasan Malioboro kembali memperoleh penghasilan.


Dananjoyo

5 Komentar

  1. Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

  2. Thanks for fantastic info I was looking for this info for my mission.

  3. I used to be able to find good info from your blog posts.

Tinggalkan Balasan