SM/Arif Widodo - PENILAIAN : Juri sedang melakukajn penilaian lomba

KEBUMEN, SM Network – Ibu-ibu kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Kutosari, Kecamatan / Kabupaten Kebumen, yang mengikuti anjuran pemerintah untuk berdiam di rumah menyikapi wabah korona, memanfaatkan dengan berhias lingkungan setempat.

Mereka yang tinggal di RT 07 / RW 02 Desa Kutosari itu pun menyulap lingkungan menjadi bersih dengan dihiasi taman nan indah di halaman rumah. Bahkan setiap lorong dan gang-gang dihias berbagai jenis bunga dan tanaman yang tersusun rapi. Tidak terlihat satu sampah pun di sekitar halaman rumah-rumah penduduk.

Ketua PKK RT 01 / RW 02 Desa Kutosari Sri Hartati mengatakan, masyarakat setempat sangat peduli dengan kebersihan lingkungan yang diintruksikan pemerintah. Di mana, masyarakat diimbau agar selalu berdiam diri di rumah dan selalu menjaga Kebersihan diri dan lingkungan sekitar.

Dikatakan, pembuatan taman di sekitar halaman rumah warga ini berawal dari keperihatinanya melihat banyaknya sampah yang berserakan di sekitar lingkungan. Terlebih di saat maraknya wabah virus korona. Hingga kemudian muncul ide bersama Ibu-ibu PKK untuk melakukan sebuah langkah agar lingkungan menjadi bersih dan sehat. “Ide tersebut disambut positif. Apalagi dilombakan,” katanya.

Gelaran lomba itu sekaligus memperingati Hari Kartini yang jatuh pada setiap tanggal 21 April. Selain itu untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1441 Hijriah. Dengan harapan, masyarkat akan lebih khusu’ dalam menjalankan ibadah puasa nanti.

Hidup Bersih

Kegiatan ini juga sebagai cara untuk mengajak masyarakat membudayakan hidup bersih sehingga terbebas dari segala macam penyakit. Terutama virus korona,” terang Sri. Peserta lomba dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu dasa wisma kenanga, melati, tanjung dan anggrek.

Sedangkan ntuk penilaian, dilakukan oleh tim juri dari Dinas Perkim LH Kebumen yang dalam hal ini di wakili oleh Kasi Pertamanan Bidang Kebersihan dan Pertamanan Ahmad Nurofiq. Selanjutnya diambil juara 1, 2, 3 dan Juara harapan 1.

Sri menambahkan, sebagai upaya pencegahan Covid-19, masyarakat setempat juga telah melakukan standar protokoler kesehatan, seperti menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun di setiap depan rumah, menjaga kebersihan lingkungan, menghindari pertemuan orang banyak dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah.

Sementara Kasi Pertamanan Bidang Kebersihan dan Pertamanan Disperkim LH Kebumen Ahmad Nurofiq mengapresiasi adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, pembuatan taman rumah ini selaras dengan program pemerintah, terutama dalam hal penataan ruang yang meliputi penghijauan, keasrian, dan tanaman obat keluarga (Toga).

“Ini bagus dan selaras dengan program pemerintah khususnya program penghijauan kota. Tentunya ini sangat bermamfaat bagi lingkungan dan kesehatan keluarga,’’ katanya. Lebih lanjut Ahmad mengatakan, untuk Penilaian dalam perlombaan ini yakni meliputi keasrian taman, keindahan, kebersihan, fungsi tanaman sebagai obat dan lainya yang berkaitan dengan lingkungan.

Kendati begitu, ia menjelaskan, bahwa keindahan taman yang letaknya di depan rumah dapat memberikan efek positif bagi yang melihat. Terutama bagi kejiwaan yang melihatnya.


Arif Widodo

2 KOMENTAR