Pilkada Purworejo 2020, Bawaslu Putuskan Permohonan Bapaslon Perseorangan Ditolak Seluruhnya

PURWOREJO, SM Network – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Purworejo memutuskan menolak seluruh permohonan dari Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Perseorangan Bupati-Wakil Bupati pada Pilkada 2020 Kabupaten Purworejo, Slamet Riyanto-Suyanto HS, dalam penyelesaian sengketa menghadapi KPU Kabupaten Purworejo.

Putusan tersebut dibacakan dalam sidang penyelesaian sengketa di Ruang Sidang Nur Hadi Bawaslu Kabupaten Purworejo, Sabtu (15/8). “Dari serangkaian proses, dari musyawarah tertutup, musyawarah terbuka, dan hari ini putusannya. Bahwa permohonan pemohon ditolak seluruhnya,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Purworejo, Nur Kholiq, saat ditemui seusai pembacaan putusan.

Terkait dalil terjadinya kehilangan berkas dukungan dalam proses pengecekan oleh KPU Kabupaten yang diajukan oleh pemohon (Slamet Riyanto-Suyanto), kata Nur Kholiq, dari fakta persidangan Bawaslu tidak menemukan bukti yang sah dan meyakinkan mengenai kehilangan berkas tersebut.

“Kami pada saat proses di persidangan tidak menemukan alasan pembuktian yang cukup dari pemohon bahwa telah terjadi kehilangan berkas sebanyak itu tadi yang oleh termohon (KPU Kabupaten kemudian) dinyatakan TMS (Tidak Memenuhi Syarat),” jelasnya.

Sebelumnya, Slamet Riyanto-Suyanto, mengajukan sengketa ke Bawaslu Purworejo pada Senin (3/8). Sengketa diajukan terkait putusan KPU Kabupaten Purworejo yang menyatakan dukungan Bapaslon Perseorangan tidak memenuhi syarat (TMS) dukungan perbaikan dan sebaran.

Substansi materi sengketa yang diajukan adalah Bapaslon Perseorangan meminta pertanggungjawaban KPU Purworejo terkait tidak adanya (hilangnya) berkas dari sebagian besar 10.000 dukungan yang dinyatakan TMS saat pengecekan dokumen dukungan pada masa perbaikan lalu. Pihak Bapaslon menyatakan padahal saat itu telah menyerahkan dukungan lengkap dengan berkasnya.

Menanggapi putusan itu, Slamet Riyanto menyatakan legowo, namun pihaknya berencana melanjutkan melalui jalur hukum yang lain. “Saya tidak akan berhenti di sini saja, saya akan tetap meneruskan dengan jalur hukum yang lain. Ada lewat pidana bisa, lewat PTUN juga bisa, kami akan tetap meneruskan. Saya hanya minta keadilan,” katanya.

Ketua KPU Kabupaten Purworejo, Dulrokhim, mengatakan bahwa putusan Bawaslu Kabupaten Purworejo tersebut menjadi pedoman. Dengan demikian, sesuai berita acara yang telah dikeluarkan, hasil pengecekan dukungan Bapaslon Perseorangan tetap dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dukungan perbaikan dan sebaran.

“Bagi kami sudah selesai di sini dengan putusan Bawaslu. Kami melanjutkan tahapan Pilkada yang lain,” imbuh komisioner KPU Kabupaten Purworejo, Akmaliyah dan Widya Astuti.


Panuju Triangga

6 Komentar

  1. Like!! Really appreciate you sharing this blog post.Really thank you! Keep writing.

  2. I like this website very much, Its a very nice office to read and incur information.

  3. I love looking through a post that can make people think. Also, many thanks for permitting me to comment!

  4. 875494 370358a whole lot lately with my father so hopefully this will get him to see my point of view. Fingers crossed! mortgage banker new york 20028

Tinggalkan Balasan