Petani Sleman Timur Rintis Budidaya Padi Sehat

SLEMAN, SM Network – Kelompok Tani Ngudi Makmur Dusun Jongkangan, Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Sleman melaksanakan panen perdana padi sehat, Rabu (23/12).

Padi yang dipanen adalah jenis IR 64 hasil budidaya sistem organik berupa pengurangan 30 persen pupuk kimia. Uji coba mulai dilakukan pada 21 September 2020. Tiga bulan kemudian padi bisa dipanen dengan produksi 6,5-6,8 ton per hektare. 

“Jumlah bulir per rumpun juga cukup tinggi, sekitar 70 persen yang bernas,” kata Ketua Kelompok Ngudi Makmur Surojo disela kegiatan panen perdana.

Pola padi sehat ini diuji coba pada lahan seluas 1.000 meter persegi. Para petani juga dilatih memproduksi pupuk dan pestisida organik. Kegiatan ini didanai oleh Taman Wisata Candi (TWC) dengan  pendampingan dari Lembaga Pengembangan Teknologi Perdesaan (LPTP).

Sekretaris Yayasan LPTP Surakarta Sumino mengungkapkan rasa salut terhadap anggota kelompok yang tiap hari rutin melakukan pengamatan. Ke depan dia berharap program ini dapat memberi edukasi tentang pertanian kepada masyarakat umum. 

“Petani pun bisa mengembangkan produk turunan seperti katul yang harganya sekarang melejit. Pangsa pasarnya juga cukup luas semisal pelaku usaha kafe,” katanya.

Sejauh ini, LPTP telah mengembangkan program serupa di tujuh lokasi. Kepala UPTD Balai Penyuluhan Pertanian, Pangan, dan Perikanan (BP4) Wilayah VIII Budiyanta mengatakan, kegiatan itu sesuai dengan program Pemkab Sleman yang sejak tahun 2000 mulai mengenalkan sistem budidaya organik kepada petani.

Di wilayah Prambanan dan Kalasan sendiri, penanaman padi secara organik dirintis sejak tiga tahun terakhir. Saat ini luasannya sudah sekitar 30 hektare.

“Produk pertanian organik adalah jawaban atas permintaan pemenuhan kebutuhan pangan yang sehat dan bermutu,” katanya.

Pemasaran hasilnya, menurut dia, tidak ada masalah karena banyak pihak yang menangani untuk penjualan ritel maupun langsung ke konsumen. Harga beras organik di pasaran dibanderol kisaran Rp 13.000-Rp 15.000 per kilogram.

Tinggalkan Balasan