Pesta Demokrasi di Kebumen Jadi Bergairah, Eno Buka Kunci Partai Berbasis Nahdliyyin

KEBUMEN, SM Network – Satu pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang ada saat ini rupanya telah memborong sebagian besar partai dengan total 32 kursi. Sedangkan partai berbasis Nahdliyyin yang tidak lain PKB dengan 9 kursi dan PPP 4 kursi masih saja dinanti.

Partai yang pendukungnya didominasi orang NU itu pun menjadi kunci untuk membongkar lawan kotak kosong dalam menghadapi Pilkada serentak 9 Desember mendatang. Mengingat, dari total 50 kursi DPRD Kebumen, tinggallah Partai Demokrat dengan 3 kursi dan PKS 2 kursi yang tidak cukup mengusung calon sendiri.

Kondisi tersebut disikapi Menantu Wapres KH Ma’ruf Amin, Eno Syafrudin yang digadang-gadang maju bupati dengan mengunjungi Kantor DPC PPP Kebumen, Senin (29/6).

Ketua Yayasan Perekat Anak Bangsa itu diterima Ketua DPC PPP Kebumen Mukhsinun didampingi Mantan Ketua DPC PPP Kebumen Yusuf Cahyono, Mantan Anggota DPRD Kebumen Akhmad Khaeroni dan Ketua Fraksi PPP DPRD Kebumen Agus Khamim.

“Kunjungan Pak Eno sebatas silaturahmi dengan menyampaikan langsung maksud dan tujuannya untuk berkontribusi pada pembangunan Kebumen,” kata Mukhsinun usai pertemuan tertutup dengan Eno di Kantor DPC PPP Kebumen, Senin (29/6).

Sebelumnya, Eno telah menemui Ketua DPC PKB Kebumen Zaeni Miftah di kediaman Desa Depokrejo Kecamatan Kebumen, yang juga melakukan pertemuan tertutup. Praktis, kehadiran Eno yang membuka kunci partai berbasis Nahdliyyin itu membuat pesta demokrasi di Kebumen menjadi bergairah.

Kemunculan Eno sebagai kandidat bupati juga bak pucuk dicinta ulam tiba. “Kami sudah mengajukan satu pasangan bakal calon ke DPP tapi ditolak. Alasannya, bilamana bukan kader, maka yang diajukan minimal dua pasangan,” ungkap Mukhsinun.

Diketahui, kandidat yang sebelumnya diajukan ke DPP itu bukan kader PPP.
Mukhsinun lantas berargumen, jika dalam menghadapi Pilkada 9 Desember mendatang hanya ada calon tunggal, maka demokrasi di Kebumen akan mundur. Kendati demikian, mengenai keputusan siapa yang direkomendasi PPP nanti tergantung DPP.

Pihaknya pun membuka diri kepada siapa saja yang akan maju Pilbup lewat PPP. “Dan kami sami’na wa ato’na (taat dan patuh) atas keputusan DPP. Termasuk mengajukan minimal dua pasangan,” jelasnya.

Mukhsinun juga belum meyakini satu pasangan bakal calon bupati-wakil bupati yang ada saat ini telah memborong sebagian besar partai dengan total 32 kursi.

Hal itu juga ditunjukkan oleh banyak tokoh partai dengan mengapresiasi kemunculan Eno yang asli Desa Jarijajar Kecamatan Ayah. Seperti Suprapto dari Partai Golkar, Ma’rifun Arif dari Partai Gerindra, serta tokoh lainnya dari Partai Nasdem, PAN dan PKS. Begitu pula Partai Demokrat yang terdapat Joko Budi Sulistyanto. Sedangkan Eno yang Mantan Ketua DPRD Kebumen (2004-2009) itu berasal dari PAN.

Eno yang memenuhi agenda kunjungan sejak Kamis – Senin (25-29/6) pun sempat berseloroh, “Kalau ada pasangan yang sudah dapat kendaraan partai, janganlah serakah”.

Dijelaskan Eno, keserakahan hanya mendatangkan keburukan. Karena itu, pihaknya mengusung tagline “Eno Iyes” untuk maju Pilbup. Di mana E-No diakronimkan No Egois, No Elitis dan No Eksklusif. Sedangkan Iyes menandakan lebih dari sekedar setuju.


Arif Widodo/K5

5 Komentar

  1. Like!! Thank you for publishing this awesome article.

  2. I always spent my half an hour to read this web site’s articles or reviews daily along with a mug of coffee.

  3. 423121 808856Howdy! Do you know if they make any plugins to safeguard against hackers? Im kinda paranoid about losing everything Ive worked hard on. Any recommendations? 868101

Tinggalkan Balasan