Peserta Rapid Test Reaktif Ditempatkan di Asrama Haji

SLEMAN, SM Network-Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sleman mulai Selasa (12/5) ini hingga dua hari ke depan mengadakan rapid test bagi pengunjung supermarket Indogrosir. Pelaksanaan rapid test dipusatkan di GOR Pangukan Sleman. Setiap harinya, 500 orang akan diperiksa. Mereka adalah pengunjung Indogrosir selama rentang waktu 19 April-4 Mei 2020.

Sebelumnya, para peserta rapid test ini mendaftar melalui website resmi Gugus Tugas Covid-19 Sleman. Hanya peserta yang memenuhi persyaratan yang bisa mengikuti tes masif tersebut. Diantaranya syarat KTP Sleman, dan memiliki bukti struk belanja.
Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, jika ada peserta rapid test yang menunjukkan hasil reaktif, akan langsung dikarantina di Asrama Haji yang berlokasi di ringroad utara. “Kami sudah siapkan lokasi di Asrama Haji dengan daya tampung 156 orang,” kata Sri, kemarin.

Apabila 10 persen dari pendaftar menunjukkan hasil reaktif, shelter Asrama Haji masih mampu menampung. “Kami berharap yang reaktif tidak banyak, tidak sampai sampai lebih dari 5 persen. Mereka yang reaktif, juga akan kami dorong untuk dilakukan swab test,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo menambahkan, upaya Pemkab Sleman melakukan tracing kasus secara aktif membuat kemungkinan ditemukannya pasien positif Covis-19 akan semakin besar. Untuk itu, berbagai langkah antisipasi telah disiapkan.
Selain menyiapkan tempat di Asrama Haji, pihaknya juga memastikan kapasitas rumah sakit di Sleman untuk menampung pasien. “Dari kejadian ini, ada sisi positifnya juga karena bisa segera diketahui, sebelum semakin menyebar,” ujarnya.

Sampai dengan saat ini, Pemkab Sleman belum berencana mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pemkab memilih langkah penanganan secara masif termasuk upaya tracing bagi lingkungan pasien yang dinyatakan positif Covid-19.


Amelia Hapsari

Tinggalkan Balasan