Perekaman KTP Elektronik Terapkan Protokol Kesehatan

MAGELANG, SM Network – Pelayanan perekaman KTP elektronik (KTP-El) sudah kembali dibuka sejak bulan lalu. Sebagai tindak lanjut penerapan kebijakan new normal pada masa pandemi Covid-19, maka pelayanan mengikuti protokol kesehatan sesuai arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang, Larsita mengatakan, pembukaan kembali layanan perekaman KTP elektronik ini sesuai dengan arahan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Sesuai arahan, petugas perekam dilengkapi dengan APD hazmat lengkap dan peralatan perekaman dibersihkan dengan cairan alkohol 70 persen setiap selesai dipakai untuk merekam,” ujarnya, Jumat (3/7).

Dijelaskannya, ruang perekaman didesain sedemikian rupa sehingga tetap terjaga social distance dan meminimalisir kontak langsung antara petugas dan pemohon. Di kantor juga dilengkapi beberapa tempat cuci tangan di depan pintu, hand sanitizer, dan alat pengecek suhu tubuh.

“Suhu tubuh maksimal 37,5 derajat. Khusus pendaftaran perekaman KTP elektronik tetap dilakukan melalui online dan dalam satu hari dibatasi maksimal 30 orang,” katanya.

Pelayanan adminduk, katanya, sekarang ada perubahan spesifikasi materi bahan baku. Sebelumnya, aminduk menggunakan bahan baku security printing, kini setiap warga bisa mencetaknya sendiri karena hanya mensyaratkan berbahan baku kertas HVS 80 gram ukuran A4 warna putih.

“Misalnya ada perubahan data kartu keluarga (KK), ya bisa saja itu tinggal didownload lalu dicetak menggunakan kertas 80 gram A4. Caranya dengan mengisi formulir secara online yang telah kita lengkapi dengan petunjuk pengisiannya,” jelasnya.

Ia menilai, seluruh produk layanan adminduk ditandatangani secara digital atau tanda tangan elektronik (TTE) oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.

“Sistem pelayanan dilakukan dengan syarat pemohon harus memberikan alamat email pribadi. Kemudian aplikasi pelayanan secara otomatis akan mengirimkan ke email tersebut berupa PIN dan link input pencetakan dokumen,” paparnya.

Dengan sistem pelayanan tersebut, diharapkan terwujud pelayanan yang mudah, cepat, dan berbasis digital sesuai dengan konsep Kota Magelang menuju smart city. Saat ini pihaknya giat sosialisasi ke masyarakat agar mudah dalam mengisi data.

“Jika mengalami kesulitan, cukup datang ke kantor nanti akan dibantu petugas kami,” ungkapnya.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan