Percepatan Ekonomi, Pelaku UMKM Digembleng Pelatihan

MUNGKID, SM Network – Sebagai upaya percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) setelah terpuruk akibat pandemi Covid-19, Kementrian Koperasi dan UKM berikan pelatihan pada pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) di Hotel Atria Magelang. Diketahui sebanyak 280 pelaku UMKM dari Kabupaten Magelang mendapat pelatihan tersebut selama empat hari.
Pelatihan dibuka secara langsung oleh menteri Koperasi dan UKM (Menkop), Teten Masduki, Kamis (6/8).

Dalam acara itu juga dihadiri deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenkop UKM, Arif Rahman Hakim dan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Basirul Hakim. Teten mengatakan, bahwa sebenarnya yang diurus bukan saja kebutuhan pembiayaan, pengembangan usaha dan pelatihan saja. Namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana pasarnya.

Menurutnya ditengah pandemi Covid-19, banyak pelaku UKM yang terganggu. Banyak permintaan turun karena masyarakat hanya membeli produk-produk yang betul-betul dibutuhkan, seperti makan, minum, kesehatan dan keperluan rumah. “Sektor pertanian cukup bagus tumbuh 16 persen, karena makan dan minum masih diperlukan. Sektor perikanan dan peternakan juga bagus. Ini sebenarnya keunggulan UMKM kita,” jelas Teten.

Ia juga juga menyatakan, Magelang dipilih karena merupakan salah satu daerah penyangga destinasi wisata prioritas nasional candi Borobudur. Seperti diketahui, ekonomi sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang berdampak pada masa pandemi Covid-19, baik bagi pelaku ataupun pekerja yang bergerak di sektor pariwisata.

Di era adaptasi kebiasaan baru ini, pelaku UMKM dibidang pariwisata harus mendapat perhatian khusus. “Khususnya di wilayah pariwisata Borobudur dan sekitarnya, UMKM dapat bangkit dan optimis karena roda perekonomian kembali berputar,” papar Teten.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenkop UKM, Arif Rahman Hakim menambahkan, materi pelatihan yang diberikan meliputi kewirausahaan untuk peningkatan akses pasar luar negeri, peningkatan kompetensi pengelolaan homestay, pelatihan kewirausahaan, perkoperasian, E-commerce, vokasional untuk pengolahan hasil pertanian dan perikanan serta pengelola atau manajer koperasi simpan pinjam maupun pembiayaan rumah.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang, Basirul Hakim menambahkan, akibat pandemi Covid-19 ada UMKM yang mati usahanya. Terutama UMKM yang berhubungan dengan dunia pariwisata. “Kalau pariwisata berhenti otomatis juga ikut berhenti,” ungkap Basirul.

Untuk membantu mereka agar bangkit dari keterpurukan usaha, pihaknya mengadakan berbagai pelatihan. Sedangkan pembiayaan untuk koperasi, masih belum bisa dilaksanakan karena banyak anggaran yang di refocusing.


Ita

7 Komentar

  1. Like!! Really appreciate you sharing this blog post.Really thank you! Keep writing.

  2. I learn something new and challenging on blogs I stumbleupon everyday.

  3. I always spent my half an hour to read this web site’s articles or reviews daily along with a mug of coffee.

  4. 265374 496417I believe other website proprietors ought to take this site as an model, really clean and superb user genial style . 949168

  5. 745646 874159I believe this web website contains extremely superb composed articles posts . 69487

Tinggalkan Balasan