PERBAIKAN JALAN : Sejumlah alat berat terlihat tengah memperbaiki ruas jalan Wonosobo-Kebumen di Desa Trimulyo, Kecamatan Wadaslintang, Jumat (22/1)

WONOSOBO, SM Network – Binamarga Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Cebong Imelindo Grup bergerak cepat dalam memperbaiki ruas jalan Wonosobo-Kebumen yang putus akibat tanah longsor dan ambles. Berjalan 10 hari dari kejadian longsor, pekerjaan perbaikan telah mencapai 50 persen dari target yang telah direncanakan.

Pengawas Pekerjaan Binamarga Provinsi Jawa Tengah Wilayah Wonosobo, Dewa Pujisantosa mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Cebong Imelindo Grup bekerja ektra untuk segera merampungkan perbaikan jalan tersebut. hal itu dilakukan agar  jalan utama penghubung dua Kabupaten Wonosobo dan Kebumen itu segera bisa dilalui.

Ia menjelaskan, perbaikan selama 10 hari berjalan lancar. Kendala pelaksanaan di lapangan, sambung Dewa, hanya pada faktor cuaca. Dimana beberapa hari ini terjadi peningkatan curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Desa Trimulyo, Kecamatan Wadaslintang, tempat terjadinya longsor tersebut.

“Pekerjaan berjalan lancar. Kendala hanya pada faktor cuaca. Kita tahu beberapa hari ini curah hujan cukup tinggi. Dengan menggunakan alat berat, dan pola kerja 24 jam yang akan terus kita kebut, saya yakin pekerjaan ini akan selesai dengan cepat,” jelasnya saat dihubungi, Jumat (22/1).

Senada dengan dengan Dewa, CEO Cebong Imelindo Grup, Triana Widodo optimis jalan utama kedua Kabupaten itu akan segera bisa dilalui. Dengan alat yang memadahi, dan tenaga yang professional, pekerjaan bisa lebih cepat dan terukur. Ia menambahkan, pekerjaan perbaikan jalan tersebut akan segera diselesaikan dalam beberapa hari kedepan.

“Pekerjaan sudah selesai 50 persen. Kita akan bekerja keras supaya jalan tersebut segera bisa dilalui. Kita tahu, jalan tersebut jalan utama penghubung Wonosobo dan Kebumen. Roda ekonomi sedikit tersendat akibat bencana beberapa waktu lalu itu. Jika jalan segera selesai, maka jalur tersebut akan kembali normal,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jalan penghubung Kabupaten Wonosobo dengan Kabupaten Kebumen putus total akibat ambles sepanjang 20 meter, Selasa (12/1)lalu. Hujan dengan intensitas tinggi membuat jalan yang berada di Desa Trimulyo, Kecamatan Wadaslintang kini tidak bisa dilalui.

Selain memutus akses, bencana ini juga mengancam bangunan perkantoran dan permukiman warga di dekat lokasi tersebut. Bangunan yang terancam rusak karena amblesnya tanah di area tersebut di antaranya kantor balai pertanian, Makoramil Wadaslintang dan tiga unit rumah warga. Untuk sementara, tiga penghuni rumah tersebut diminta untuk mengungsi.