Pepaya California Sebagai Stimulus Warga Terdampak Korona

MUNGKID, SM Network – Salah satu desa di lereng Merapi yaitu Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, yang berlokasi sekitar 6,8 kilometer dari puncak Merapi ini, selangkah lebih maju dalam program penanganan Covid-19.

Dalam hal ini, mereka telah melangkah ke program ketiga yakni pemberian stimulus ekonomi kepada warganya dengan melakukan budidaya tanaman Pepaya jenis California kepada warga miskin terdampak Covid-19.

Perlu diketahui, dalam penanganan Covid-19 pemerintah menerapkan tiga program untuk masyarakat melalui desanya masing-masing. Pertama dengan melakukan pencegahan penyebaran covid-19, kemudian memberikan jejaring pengaman sosial bagi warganya.

Kepala Desa Kalibening, Nurbiyanto mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu wujud keseriusan Perangkat Desa melalui BUMDES untuk membantu warga ditengah Pandemi Covid-19.

“Oleh sebab itu kita gelar sosialisasi kepda sekitar 40an warga siang ini di Aula Balai Desa. Kita belajar soal budidaya pepaya california untuk membantu perekonomian warga,” jelas Nurbiyanto

Desa Kalibening sendiri, menyediakan sebanyak 4000 bibit Pepaya California yang akan dibagikan kepada sekitar 40 petani kurang mampu. “Nanti kita juga berikan bantuan biaya pelubangan, kompos, perawatan dan pendampingan selama 7 bulan. Kira-kira untuk anggaran program ini kita menyediakan Rp 50 Juta,” ujarnya.

Program budidaya Pepaya California dipilih, karena masa tanam hingga panen tidak memerlukan waktu yang lama sekitar 6-7 bulan. Setelah itu bisa dipanen selama 5-6 hari sekali oleh petani.

“Bayangkan saja dulu, jika masing-masing warga menanam 50 bibit dengan harga jual Rp 2500- Rp 3000 per Kg, bisa mendapatkan hasil seminggu sekali untuk ditabung. Dan untuk pemasaran sudah ada yang ambil hasil panennya langsung dari penyedia bibitnya,” ujarnya.

Menurutnya, program ini dirasa sempurna sebagai bantuan stimulus ekonomi untuk warga. “Kita mulai berikan bantuan bibit, pelatihan, perawatan, pendampingan hingga pemasaran. Jadi tinggal kita nanti dorong semangat warga untuk berkerja untuk mereka sendiri,” tegasnya.

Dan untuk sosialisasi pelatihan ini, lanjutnya pihaknya menghadirkan salah satu pengusaha pepaya california yang telah sukses. Ia adalah Nur Widodo yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Polengan Kecamatan Srumbung Magelang.

“Semoga program ini mampu memberdayakan perekonomian warga Kalibening ditengah masa pandemi covid-19. Dan bisa berkembangan kedepannya,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Dukun, Amin Sudrajat yang hadir dalam acara tersebut sangat mengapresiasi kegiatan ini. “Desa Kalibening ini selangkah lebih maju untuk menjalankan program pemerintahan di masa Covid-19 ini. Mereka telah menerapkan bantuan stimulus ekonomi kepada warganya melalui program ini,” tambahnya didampingi Kapolsek dan Danramil Dukun.


Dian Nurlita

Tinggalkan Balasan