Pengungsi Merapi Diijinkan Pulang Sejenak

JOGJAKARTA, SM Network – Warga Turgo yang mengungsi di barak Purwobinangun diperbolehkan pulang sejenak. Mereka diijinkan pulang pada pagi hari untuk mengurus keperluan seperti mencari rumput dan merawat ternak, setelah itu mereka dijemput kembali oleh petugas pukul 10.00 WIB.

Jogoboyo atau Kepala Urusan Pemerintahan Kalurahan Purwobinangun Nurhadi menyebutkan masih ada warga yang tetap pulang ke rumahnya setelah mengungsi.

Mayoritas adalah laki-laki, tujuannya untuk memberi makan ternak.

“Warga yang pulang tidak hanya untuk merumput, namun juga ganti baju dan lain-lain. Sudah kami sepakati jam 10.00 WIB akan dijemput lagi. Ini hampir separuh lebih yang pulang, terutama bapak-bapak,” kata Nurhadi, di barak pengungsian Purwobinangun, Jumat (29/1/2021).

Naiknya kembali warga ke rumahnya masing-masing tersebut tetap diawasi oleh petugas dan relawan yang ada. Mekanisme naik dan turunnya warga juga diatur dan disepakati.

“Memang ada beberapa warga yang tetap masih menggunakan kendaraan pribadi namun para petugas juga ikut terlibat,” jelasnya.

Armada Basarnas Yogyakarta salah satunya yang dilibatkan untuk kembali menurunkan warga. Diharapkan hal ini dapat membantu mobilisasi warga dari barak menuju ke rumah masing-masing.

Sementara itu, lanjutnya, guna memastikan keadaan di atas aman atau tidak, pihaknya juga melibatkan sekelompok warga yang tidak masuk dalam kategori rentan untuk berjaga di atas.

Warga ini diminta melakukan pemantauan langsung visual Gunung Merapi dari kediamannya.

“Portal juga masih kita jaga sebagai screening warga yang ingin naik ke Dusun Turgo. Kami tidak ingin seperti erupsi Merapi 2010, ada warga yang naik tanpa sepengetahuan petugas,” kisahnya.

Sementara itu jumlah pengungsi warga Turgo bertambah dari 152 menjadi 159 jiwa menyusul peningkatan aktivitas Gunung Merapi yang mengarah ke barat daya. Sedangkan, kelompok rentan, tercatat ada 15 lansia laki-laki dan 11 lansia perempuan, ditambah 36 balita, dan 1 ibu hamil.

Tinggalkan Balasan