Pengamanan Nataru, Polres Sleman Prioritaskan Objek Wisata dan Mall

SLEMAN, SM Network – Kepolisian Resor (Polres) Sleman mengerahkan 893 personel untuk pengamanan libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Mendukung pelaksanaan Operasi Lilin tanggal 21 Desember 2020-3 Januari 2021, Polres juga mendirikan 3 pos pengamanan di perbatasan, dan 1 pos pelayanan di dekat Ambarrukmo Plaza.

“Untuk pospam, kami bangun di perbatasan Prambanan, Tempel, dan Pakem,” kata Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto disela jumpa pers akhir tahun, Selasa (22/12).

Kapolres menambahkan, sejauh ini belum ada instruksi untuk menerapkan penyekatan di pintu masuk kabupaten, termasuk pengecekan surat rapid test antigen. Namun dia mengingatkan warga agar mematuhi protokol kesehatan, terlebih Sleman masuk kategori zona merah.

Jika mendapati kerumunan, aparat akan langsung membubarkan. “Kami tidak akan mengeluarkan izin keramaian terkait kegiatan perayaan tahun baru maupun event yng berpotensi menimbulkan kerumunan,” tandas Anton.

Dari pemetaan Polres, beberapa lokasi yang berpotensi menimbulkan kerumunan meliputi objek wisata, mall, dan tempat hiburan. Titik-titik itu yang akan menjadi prioritas pengawasan jajaran Polres bersama Kodim dan Pemda Sleman.
“Dilihat juga perkembangan situasi, jika ada perintah untuk penyekatan, kami siap,” imbuhnya.

Terpisah, Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, Pemkab Sleman akan mengikuti kebijakan pusat dan provinsi terkait kewajiban rapid test antigen bagi pendatang. Dia pun meminta pengelola objek wisata tidak lengah.

“Protokol kesehatan di objek wisata harus tetap dilaksanakan. Jangan merasa sudah membawa hasil rapid test lantas mengabaikan aturan,” katanya.

Namun demikian, Sri berharap kebijakan itu tidak membuat orang takut berkunjung ke Sleman. “Kami buka pintu seluas-luasnya. Silakan datang tapi patuhi protokol kesehatan, itu saja,” ucapnya.

Di tingkat dusun juga sudah ada protokol bahwa pendatang dari zona merah harus menjalani isolasi mandiri. Bagi yang menginap di hotel, pihak manajemen hotel juga sudah memiliki standar protokol.

“Harapan kami, tahun ini setidaknya dua per tiga dari target kunjungan sebanyak 11 juta wisatawan bisa tercapai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan