Penderita Thalasemia Terima Sembako dari Forum CSR

MAGELANG, SM Network – Puluhan paket bantuan sembako diberikan kepada anak-anak penderita thalasemia, orang tua, dan warga pendamping. Paket ini berasal dari bantuan Dinas sosial (Dinsos) melalui Forum CSR (Corporate Social Responsibility) Kota Magelang.

Bantuan secara simbolis diberikan kepada Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI) Kota Magelang di Pendopo Pengabdian, Rabu (29/4). Penerima bantuan terdiri dari 11 anak thalasemia, 11 orangtua anak, dan 63 paket untuk warga pendamping.

Ketua POPTI Thalasemia Magelang, dr Woro Triaksiwi Wulansari mengatakan, bantuan ini bisa mengurangi beban penderita thalasemia, terlebih di tengah pandemi virus corona.

“Kami tentu sangat berterima kasih dengan Forum CSR dan Pemkot Magelang karena menaruh perhatian lebih terhadap anak-anak thalasemia,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan sembako ini sangat berharga, terutama bagi orangtua dari anak thalasemia di tengah pandemi corona atau Covid-19. Sebab, tidak jarang para orangtua kini tidak memiliki pendapatan imbas dari merebaknya virus baru ini.

“Perhatian Pemkot Magelang terhadap anak anak thalasemia selama ini sangat bagus. Ada yang mendapatkan beasiswa, pelatihan, dan lainnya. Bahkan, ada penderita thalasemia yang diangkat sebagai pegawai honorer. Tentu ini sebuah kepedulian yang sangat berarti,” katanya.

Woro berharap, ke depan penderita thalasemia terus diberikan pemberdayaan dan motivasi. Termasuk juga soal kemudahan memberikan izin di tempat mereka bekerja saat hendak berobat.

“Sering mereka kesusahan mendapat izin dari perusahaan di mana mereka bekerja untuk izin transfusi rutin. Kalau sekolah ya kadang mengganggu sekolahnya, karena harus izin tiga hari untuk transfusi darah setiap bulan,” paparnya.

Pemkot Magelang, katanya, diminta bisa memahami kondisi mereka dengan memberikan pengertian di sekolah atau tempat mereka bekerja nantinya. Salah satu contohnya, memberikan kemudahan izin kepada mereka saat hendak menjalani transfusi darah di rumah sakit.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang, Joko Budiyono mengutarakan, selama ini pemerintah serius memperhatikan anak-anak thalasemia. Hal tersebut menjadi wujud komitmen untuk meringankan beban anak-anak penderita thalasemia.

“Memang tidak seberapa paket bantuan ini. Tapi setidaknya, bantuan ini bisa meringankan penderita, yang setiap bulannya harus transfusi darah. Apalagi di tengah pandemi corona seperti sekarang ini,” jelasnya yang juga Ketua Forum CSR Kota Magelang ini.

Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah dengan hemoglogin (HB) sedikit karena faktor genetic. Untuk bisa mempertahankan kesehatanya mereka harus transfusi darah rutin.

“Perhatian dan kepedulian kami berikan ini mungkin nilainya tidak seberapa. Akan tetapi setidaknya bermanfaat meringankan beban mereka,” tandasnya.

Selain bantuan untuk Popti Thalasemia, bantuan sembako juga diberikan kepada warga pendamping Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Cemara di Kelurahan Tidar Selatan, Kedungsari, dan Rejowinangun Utara. Kemudian, untuk warga yang masuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri dan warga kurang mampu.

Turut hadir pada kesempatan itu, Sekretaris 1 CSR Kota Magelang (Kepala Dinsos Kota Magelang) Wulandari Wahyuningsih, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Magelang Yetti Biakti Sigit Widyonindit, Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan, Dandim 0705/Magelang Letkol Czi Anto Indriyanto, dan Penasehat CSR Slamet Santoso, serta jajaran pejabat Pemkot Magelang.


Asef Amani

2 Komentar

  1. 225729 911641The Twitter application page will open. This is excellent if youve got several thousand followers, but as you get a lot more and a lot more the usefulness of this tool is downgraded. 382184

  2. 130386 745190 You made some decent points there. I looked on the internet for the issue and located most individuals will go along with along with your site. 365940

Tinggalkan Balasan