SM/Amelia Hapsari - MENDAFTAR VAKSIN : Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan registrasi saat vaksinasi massal di SCH, baru-baru ini.

SLEMAN, SM Network – Vaksinasi Covid-19 bagi lansia di Sleman sudah berjalan sejak 16 Maret lalu. Sampai dengan Minggu (21/3) dilaporkan setidaknya 4.017 lansia telah divaksin dari target periode pertama sebanyak 26.790 orang.

“Vaksinasi lansia periode pertama ditargetkan selesai pada 31 Maret 2021. Pendaftaran masih kami buka karena angka 26.790 itu masih jauh dari perkiraan populasi lansia yang lebih dari 100 ribu jiwa,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo, Minggu (21/3).

Persoalan IT menjadi salah satu kendala mengingat pendaftaran dilakukan melalui aplikasi online. Sementara, tidak semua kalangan lansia paham teknologi gadget bahkan beberapa diantaranya tidak memiliki ponsel.Mengatasi kendala itu, Dinkes akan bekerjasama dengan kader PKK dalam pendataan periode berikutnya. Upaya ini sekaligus untuk mengantisipasi tercecernya pendataan lansia yang hidup sebatang kara, dan tinggal di panti jompo.

“Kita akan lakukan pendataan bersama kader PKK supaya bisa mengkover semua lansia, khususnya yang terkendala akses IT,” katanya. Jadwal vaksinasi nantinya diinformasikan melalui sms blast yang dikirim oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman. Penyampaian informasi lewat sms ini baru dimulai untuk sasaran lansia. 

Adapun jadwal vaksinasi bagi sasaran kategori pekerja layanan publik, akan diberitahukan melalui organisasi masing-masing untuk diteruskan ke anggotanya. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sleman Wisnu Murti Yani menambahkan, dari hasil evaluasi didapati beberapa kendala dalam pelaksanaan vaksinasi lansia.

Selain mayoritas lansia belum terdaftar di aplikasi daftar vaksin, banyak pula yang mengeluhkan belum menerima sms pemberitahuan padahal sudah mendaftar. Terkait hal ini, Wisnu menerangkan, secara teknis ada beberapa nomer yang tidak bisa dikirim sms blast oleh Diskominfo. Solusinya, calon penerima vaksin bisa mengecek di status pendaftaran vaksin.

“Datanya akan diberikan kepada puskesmas lalu diteruskan ke dukuh dan kader PKK masing-masing wilayah. Selanjutnya, keberadaan lansia bersangkutan akan dilacak,” terangnya.

Untuk sementara, baru lansia yang memilih lokasi vaksinasi di rumah sakit yang menerima sms. Penjadwalan bagi lansia yang semula memilih lokasi puskesmas akan dilaksanakan pekan ini.

“Vaksinasi lansia seluruhnya dilakukan di rumah sakit. Kalau dulu saat mendaftar memilih lokasi puskesmas, sudah dipetakan untuk dialihkan ke rumah sakit diupayakan yang terdekat dengan tempat tinggal,” katanya.