Pendapatan Pajak kendaraan Minus 8 Persen

PURWOREJO, SM Network – Pandemi Covid-19 berimbas pada pendapatan pajak kendaraan di Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD)/Samsat Purworejo. Rasio penurunan capaian target bulanan, pendapatan pajak kendaraan per catur wulan pertama tahun 2020, tercatat minus 8,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala UPPD Samsat Purworejo, Roedito Eko Suwarno, mengatakan, penurunan penerimaan pajak ini diakibatkan oleh penurunan kepatuhan wajib pajak. Ditutupnya sejumlah layanan samsat seperti Samsat Keliling, Samsat malam, dan Sistem Melayani Antar Jemput Bayar Pajak (Simanja), berdampak pada turunya penerimaan pendapatan pajak ini.

“Padahal samkel menyumbang 25 sampai 30 persendari capaian target. Target pendapatan Samsat Purworejo tahun ini Rp 96,3 Miliar, dan baru tercapai Rp 26.898.903.600 atau 27,93 persen, per mei ini. Jika dibandingkan dengan target tahun lalu kita minus hampir sepuluh persen,” katanya.

Roedito mengatakan, sulitnya menjaring pajak kendaraan saat ini juga diperparah dengan duhentikanya sementara kegiatan razia dan pelayanan door to door. Hal ini menyebabkan kenaikan tunggakan pembayaran pajak yang semakin sulit tertagih. Upaya maksimal yang dapat dilakukan hanya dapat melalui telepon, atau surat.

Penurunan pendapatan daerah yang bersumber dari pajak kendaraan ini, kata Roedito, juga disebabkan oleh berkurangnya bea balik nama. Baik bea balik nama kendaraan baru maupun balik nama kendaraan tangan kedua/bekas. Bahkan program pembebasan bea balik nama (BBN 1 dan BBN 2) hingga saat ini belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Target bea balik nama tahun ini Rp 52.393.716.000, baru tercapai Rp 14.356.245.000 atau 27,4 persen. Dibandingkan tahun lalu jumlah ini cukup menurun. Dampak Covid-19 ini berpengaruh pada menurunya daya beli masyarakat, sehingga kendaraan baru sekarang tidak sebanyak sebelum ada pandemi ini,” katanya.

Untuk mengoptimalkan pendapatan pajak, imbuh Roedito, pihaknya bersiasat untuk mengoptimalkan sosialisai pembayaran pajak online melalui aplikasi sakpole. Mengingatkan wajib pajak melalui telepon juga terus dilakukan, dan akan mengevaluasi kendaraan plat merah yang belum membayar. “Target pendapatan juga akan dievaluasi, ada kemungkinan targetnya diturunkan,” pungkasnya.


SM Network

1 Komentar

  1. 102346 936174Gems form the internet […]very few websites that happen to be detailed below, from our point of view are undoubtedly well worth checking out[…] 975046

Tinggalkan Balasan